Berita UtamaInternasional

Uji Coba Obat Ebola Menunjukkan Tingkat Bertahan Hidup 90%

findonews, JAKARTA – Mungkin sebentar lagi Ebola menjadi penyakit yang dapat dicegah dan diobati setelah percobaan dua obat yang menunjukkan hasil positif.

Dilansir BBC, dua dari empat obat yang dicoba pada pasien di Republik Demokratik Kongo, tempat dimana ada wabah besar virus Ebola, menunjukkan tingkat kelangsungan hidup yang meningkat secara signifikan.

Penelitian menunjukkan lebih dari 90% orang yang terinfeksi dapat bertahan hidup jika diobati dini dengan obat yang paling efektif.

Kedua obat tersebut sekarang akan digunakan untuk mengobati semua pasien dengan penyakit di DR Kongo, menurut pejabat kesehatan.

Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS (NIAID), yang ikut mensponsori penelitian ini mengatakan hasilnya adalah sangat baik untuk perang melawan Ebola.

Obat-obatan, bernama REGN-EB3 dan mAb114, bekerja dengan menyerang virus Ebola dengan antibodi, menetralkan dampak virus tersebut pada sel manusia.

Dr Anthony Fauci, direktur NIAID mengatakan kedua obat tersebut adalah obat pertama dalam studi ilmiah yang menunjukkan penurunan angka kematian yang signifikan.

Kedua obat tersebut adalah REGN-EB3 dan mAb114 dikembangkan menggunakan antibodi yang dipanen dari para penyintas Ebola, yang telah menewaskan lebih dari 1.800 orang di DR Kongo pada tahun lalu.

Dua obat lain, yang disebut ZMapp dan Remdesivir, telah dikeluarkan dari uji coba karena mereka ditemukan kurang efektif.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker