Berita UtamaInternasional

Trump Mengatakan Pembicaran AS-Taliban ‘Mati’

findonews, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Senin (9/9) bahwa pembicaraan dengan Taliban terhenti dan ia masih memikirkan kembali tentang penarikan tentara di negara tersebut.

“Mereka sudah mati. Mereka sudah mati,” kata Trump kepada wartawan ketika ia meninggalkan Gedung Putih menuju Carolina Utara.

Dilansir Al Jazeera, perundingan AS dengan Taliban yang berlangsung selama berbulan-bulan berakhir pada hari Sabtu (7/9) ketika Trump mengumumkan bahwa ia membatalkan pertemuan rahasia dengan Taliban dan Presiden Afghanistan.

Pertemuan rahasia yang diadakan di Camp David ingin membicarakan kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang berlangsung hampir 20 tahun. Perkembangan itu terjadi setelah pejabat AS dan Taliban pekan lalu menyetujui rancangan kesepakatan yang bisa menyebabkan penarikan pasukan dari perang terpanjang AS.

Dalam pengumuman pembatalan pertemuan itu, Trump menyebut serangan Taliban di Kabul pekan lalu, di mana 12 orang, termasuk seorang tentara AS, tewas. Tidak jelas apakah pembicaraan itu mati secara permanen atau hanya ditangguhkan untuk sementara waktu.

Namun Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (9/9), “sejauh yang saya ketahui, mereka sudah mati”.

Para pemimpin Taliban tidak segera menanggapi komentar Trump, tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (8/9) bahwa pembatalan pembicaraan akan menyebabkan lebih banyak kerugian bagi AS, merusak kredibilitasnya dan menunjukkan sikap anti-perdamaian mereka.

Mereka juga mengatakan perjuangan mereka akan terus berlanjut sampai kependudukan asing selesai dan Afghanistan diberi kesempatan untuk hidup dengan pilihan mereka sendiri.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani sebelumnya memperbarui seruannya untuk perdamaian. Dia juga mengatakan bahwa perdamaian tidak bisa tanpa syarat, mengulangi tuntutan untuk gencatan senjata yang sejauh ini ditolak Taliban.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker