Berita UtamaPolitik

Tim Kuasa Hukum Fahri Mengajukan Eksekusi, Aset PKS Akan Dibekukan Secara Paksa

findonews, JAKARTA – Perseteruan antara mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dengan elit Partai Keadilan Sejahtera (PKS), masih terus berlanjut.

Kabar terbaru tentang perkara tersebut, sesuai putusan pengadilan Fahri menagih ganti rugi 30 miliar atas kerugian imateriil yang dialaminya karena dipecat dari PKS.

Untuk mendapatkan pembayaran Rp 30 miliar dari para tergugat itu, Tim Kuasa Hukum Fahri Hamzah yang diketuai oleh Mujahid A Latief kembali menyambangi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (30/10).

Mujahid mengatakan, pihaknya menyerahkan data tambahan untuk permohonan eksekusi tersebut sebagai pengingat kepada partai yang dipimpin oleh Sohibul Iman itu.

“Sebetulnya poin penting kami adalah mengingatkan kembali PKS untuk segera melaksanakan isi putusan pengadilan,” katanya.

Ia menambahkan, permohonan eksekusi tersebut diajukan Fahri menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengharuskan PKS membatalkan pemecatan Fahri dan membayar ganti rugi sebesar Rp 30 miliar.

Mujahid menjelaskan, sejak putusan itu dibuat tidak ada tanggapan serius dari pihak PKS walaupun sudah diberi surat dan dipanggil ke pengadilan sampai pihak Fahri memutuskan untuk mengajukan permohonan eksekusi.

“Apa sih kendalanya? Ini yang kami tidak tahu, makanya hari ini kami serahkan lagi beberapa data tambahan. Mudah-mudahan dengan ini segera ditindaklanjuti dan PKS segera melaksanakan isi putusan ini supaya tidak berkepanjangan. Kita ingin ini segera selesai,” tegas Mujahid.

Putusan ini sudah berlangsung sejak Oktober tahun lalu, bahkan sudah melalu berbagai tahapan dari mulai sukarela hingga panggilan PN.

Tidak ada satupun mendapatkan respon dari PKS sehingga pihak Fahri segera mengajukan sita eksekusi harta benda tersebut baik harta bergerak maupun tidak.

Diketahui, perseteruan antara Fahri dan PKS bermula pada 2016. Kala itu, Fahri dipecat dari seluruh jenjang jabatan di kepartaian.

Fahri yang tidak terima dengan dengan keputusan tersebut lalu melayangkan gugatan di PN Jakarta Selatan. Dalam gugatannya, Fahri menuntut PKS membayar ganti rugi materiil sebesar Rp 1,6 juta dan imateriil senilai lebih dari Rp 500 miliar.

Elit yang digugat adalah Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis, dan Abi Sumaid.

Fahri juga menuntut PKS untuk memulihkan nama baiknya, ia memenangi gugatan tersebut, tetapi PKS mengajukan banding ke pengadilan tinggi yang kembali dimenangkan oleh Fahri.

Setelah itu, PKS mengajukan permohonan kasasi ke MA tetapi ditolak. MA memutuskan sekaligus memerintahkan PKS agar membatalkan pemecatan Fahri dan membayar ganti rugi kepada Fahri senilai Rp 30 miliar. findo

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker