Berita UtamaOlahraga

Shkodran Mustafi : ‘Aku Bukan Bek Terburuk Kedua di Dunia’

findonews, JAKARTA – Shkodran Mustafi telah menertawakan hasil jajak pendapat bahwa ia adalah bek kedua terburuk di dunia, ia dipilih dalam jajak pendapat yang dibuat oleh Marca.

Dilansir Goal, pemain belakang Arsenal ini dipilih lebih dari 150.000 orang sebagai pemain belakang terburuk kedua, Phil Jones berada di urutan pertama.

“Dalam dua tahun pertama setelah kepindahan saya ke Arsenal pada tahun 2016, segalanya berjalan sangat baik bagi saya,” kata Shkodran Mustafi kepada outlet Jerman, Speigel.

“Tapi tak lama setelah Natal 2018, ada kekusutan. Saya telah membuat beberapa kesalahan dan mereka membuat kekacauan yang belum pernah saya alami sebelumnya. ” tambahnya.

Satu pertandingan terburuknya di mana Mustafi mengalami malam yang panas saat kekalahan 5-1 dari Liverpool pada Desember 2018, tetapi bek tengah itu mengungkapkan bahwa dia tidak layak bermain dalam pertemuan itu dan hanya tampil atas permintaan manajer Unai Emery.

“Saya melewatkan tiga minggu cedera dan kemudian pergi ke pertandingan tanpa latihan dengan tim karena pelatih membutuhkan saya,” katanya.

“Di babak pertama, skor 4-1, saya mengalami beberapa momen buruk dan melukai diri saya lagi. Setelah itu, saya mendapat banyak komentar negatif dari penggemar Arsenal di Instagram dan Twitter, dan artikel-artikel ditulis di mana saya dikritik dengan keras.

“Saya cukup kritis untuk menyadari bahwa saya membuat kesalahan,” tambahnya.

“Saya juga bisa menghadapi kritik keras. Tetapi kritik itu menjadi meningkat dan tidak rasional. Saya sudah menjadi target. Pada titik tertentu, orang-orang bahkan menyalahkan saya atas kekalahan yang tidak saya mainkan sama sekali. ” tuturnya.

Meskipun penampilan Mustafi baru-baru ini buruk, mantan bek Valencia itu mengatakan dia masih percaya pada kemampuannya sendiri.

“Ada hari-hari ketika saya benar-benar meragukan sesuatu tentang diri saya. Tetapi pada titik tertentu saya menyadari bahwa saya kuat secara mental.

“Sesuatu yang dikatakan istri saya banyak membantu saya:‘ Jika Anda benar-benar seburuk orang-orang membuat Anda keluar, Anda tidak akan pernah menjadi Juara Dunia dan pemain Arsenal, sesuatu pasti telah membawa Anda ke sini ’. Sejak itu saya bisa menanganinya dengan lebih baik. ”

Banyak kritik yang ditujukan untuk pemain internasional Jerman datang dari media sosial dan Mustafi percaya banyak penggemar sepak bola hanya menggunakan platform online untuk mengolok-olok pemain.

“Sepak bola menjadi lebih tidak manusiawi,” katanya. “Media sosial juga berkontribusi dalam hal ini, karena siapa pun dapat berkomentar, tanpa nama. Orang-orang dapat melepaskan frustrasi mereka langsung pada kita.”

“Ini bukan lagi tentang olahraga, tetapi hanya untuk mendiskreditkan seseorang untuk mendapatkan sebanyak mungkin suka. Saya ingin melihat lebih banyak batasan di masa depan. Apa yang ada di internet tidak akan pernah hilang. Dan saya khawatir ini pada akhirnya akan mempengaruhi anak-anak saya. ” ujar Mustafi.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker