Berita UtamaInternasional

Saudara Pemimpin Taliban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan

findonews, JAKARTA – Saudara kandung dari pemimpin Taliban Haibatullah Akhunzada tewas dalam ledakan bom dahsyat di sebuah masjid di barat daya Pakistan, sumber dari Taliban telah mengonfirmasi.

Dilansir Al Jazeera, sumber senior Taliban mengatakan bahwa Hafiz Ahmadullah adalah imam masjid Khair Ul Madarais di kota Kuchlak, di pinggiran Quetta, yang diserang ketika sedang shalat Jum’at.

“Benar bahwa saudara laki-laki Akhunzada, Hafiz Ahmadullah, telah tewas dalam ledakan itu,” kata sumber itu kepada Al Jazeera, ia menambahkan bahwa dua keponakan Haibatullah juga terluka dalam ledakan itu.

Sebuah dewan pimpinan Taliban yang disebut Quetta Shura mengungsi di Quetta, ibukota provinsi Balochista dekat perbatasan Pakistan-Afghanistan, setelah kelompok itu digulingkan oleh pasukan pimpinan Amerika Serikat pada tahun 2001, lima tahun setelah merebut kekuasaan.

“Masjid ini adalah tempat di mana sebagian besar anggota Taliban biasa bertemu dan membahas masalah,” sumber Taliban lain mengatakan.

“Tugas masjid diserahkan kepada Ahmadullah oleh Haibatullah setelah ia ditunjuk sebagai emir kelompok Taliban [pada 2016].”

Sebelumnya pada hari Jumat (16/8), polisi Pakistan mengkonfirmasi kepada wartawan bahwa imam masjid tewas dalam ledakan itu. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Ini terjadi hanya beberapa hari setelah perwakilan Taliban dan pejabat AS mengakhiri perundingan putaran kedelapan mereka di ibukota Qatar, Doha.

Sejak tahun lalu, kedua belah pihak telah mengadakan diskusi mengenai perjanjian perdamaian potensial yang difokuskan pada empat masalah utama.

Pertama, jaminan Taliban bahwa mereka tidak akan membiarkan kelompok bersenjata dan pejuang asing menggunakan Afghanistan sebagai landasan untuk melakukan serangan di luar negeri, penarikan lengkap pasukan AS dan NATO, dialog intra-Afghanistan, dan gencatan senjata permanen.

Taliban telah lama menuntut penarikan penuh pasukan asing untuk “mengakhiri pendudukan” di Afghanistan. Ada sekitar 14.000 tentara AS dan sekitar 17.000 tentara dari 39 sekutu NATO dan negara-negara mitra berada di Afghanistan dalam peran non-tempur.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker