Berita UtamaInternasional

Ribuan Warga Lebanon Berkumpul di Beirut Untuk Protes Anti-Pemerintah

findonews, JAKARTA – Puluhan ribu warga Lebanon melakukan unjuk rasa pada hari Minggu (3/11) untuk mempertahankan gerakan nasional mereka yang telah menjatuhkan pemerintah.

Dilansir Al Jazeera, demonstrasi lintas-sektarian yang belum pernah terjadi sebelumnya telah mencengkeram Lebanon sejak 17 Oktober, menuntut perombakan total sistem politik yang dianggap tidak efisien dan korup.

Pada Minggu (3/11) malam, ribuan pengunjuk rasa berduyun-duyun ke alun-alun utama membawa bendera Lebanon dan sejumlah slogan inventif di atas kardus, Revolusi! teriak mereka dengan irama ketukan elektronik di Martyrs ‘Square.

“Mereka semua berarti mereka semua,” seru mereka, menyerukan agar para pemimpin politik dari semua kelompok sektarian untuk mundur.

Mereka juga menyerukan pemogokan umum pada hari Senin (4/11) untuk menekan para pemimpin politik.

Protes itu, yang terbesar sejak Selasa (29/10) ketika para pendukung gerakan Hizbullah yang kuat membubarkan kamp protes, mengikuti demonstrasi pada hari sebelumnya oleh para pendukung presiden Libanon, yang diadakan untuk melawan protes anti-pemerintah yang telah melumpuhkan negara itu selama lebih dari dua minggu.

Presiden Michel Aoun telah menjadi salah satu target utama protes massa yang bertujuan untuk merebut kekuasaan dari seluruh elit sektarian dan politik Lebanon.

Protes besar-besaran ini berhasil membuat Perdana Menteri Saad Hariri mengundurkan diri pekan lalu, memenuhi tuntutan utama para pengunjuk rasa, tetapi akan tetap berperan sebagai perdana menteri sementara sampai pemerintah baru dibentuk.

Namun, Hizbullah dan sekutunya, yang mendominasi pemerintah, telah mempertahankan tanah mereka tanpa menawarkan proposal konkret untuk memenuhi tuntutan para pemrotes.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker