Berita UtamaInternasional

Presiden AS Ingin Menghindari Perang Dengan Iran

findonews, JAKARTA – Presiden AS Donald Trump menuduh Iran bertanggung jawab atas serangan pabrik minyak Arab Saudi, Trump juga mengatakan ingin menghindari perang dengan Iran.

 “Jelas terlihat seperti itu pada saat ini,” kata Trump kepada wartawan ketika ditanya apakah dia yakin Iran melakukan serangan itu, Senin (16/9).

Trump yang tidak menunjukkan bukti mengatakan sudah banyak tahu dan Iran terlihat bertanggung jawab atas serangan tersebut, akan tetapi AS masih menginginkan lebih banyak bukti.

“Kami ingin menemukan secara pasti siapa yang melakukan ini,” kata Trump kepada wartawan di Kantor Oval, di mana ia bertemu dengan Pangeran Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa.

“Kamu akan mencari tahu dengan sangat rinci dalam waktu dekat,” katanya. “Kami memiliki lokasi persis dari semuanya.

“Dengan semua yang dikatakan, kami pasti ingin menghindari” perang, katanya. “Aku tidak ingin perang dengan siapa pun, tetapi kita lebih siap daripada siapa pun.” ujar Trump.

Dilansir Al Jazeera, AS menuduh Iran melakukan serangan itu karena produksi minyak mentah dunianya dipangkas lima persen, akan tetapi Iran menolak tuduhan itu.

Serangan itu terjadi pada Sabtu (14/9) pagi di dua fasilitas minyak utama di Arab Saudi.

Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, memperingatkan Arab Saudi bahwa target mereka “akan terus berkembang”.

Seorang juru bicara militer Saudi pada hari Senin (16/9) mengatakan penyelidikan awal menunjukkan senjata Iran digunakan dalam serangan akhir pekan.

Menyangkal hal tersebut, Iran mengatakan tuduhan seperti itu dimaksudkan untuk membenarkan tindakan terhadap mereka.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper sebelumnya mengatakan pada hari Senin (16/9) bahwa serangan itu belum pernah terjadi sebelumnya dan AS, bersama dengan sekutunya, bekerja untuk mempertahankan tatanan berbasis aturan internasional yang sedang ‘dirusak oleh Iran.’

Dalam sebuah panggilan telepon ke Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Esper mengatakan AS sedang mempelajari semua opsi yang tersedia tentang bagaimana negara itu akan menanggapi serangan-serangan itu.

Esper menegaskan dukungan penuh AS untuk Arab Saudi setelah serangan itu, kantor berita negara SPA melaporkan.

Trump pada hari Minggu (15/9) mengatakan bahwa AS dikunci dan dimuat tergantung pada verifikasi, tetapi sedang menunggu untuk mendengar dari Kerajaan siapa yang mereka percaya adalah penyebab serangan ini.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker