Berita UtamaEkonomi & Bisnis

Pertumbuhan PDB Indonesia Melambat di Kuartal Kedua

findonews, JAKARTA – Ekspansi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia melambat pada kuartal kedua tahun ini, dari 5,27 persen pada periode yang sama tahun lalu menjadi 5,05 persen, sebagian karena penurunan ekspor, Statistik Indonesia (BPS) mengumumkan pada hari Senin (5/8).

Pengeluaran konsumen, yang menyumbang lebih dari setengah dari PDB, tumbuh 5,17 persen pada kuartal kedua tahun ini, sedikit lebih tinggi 0,01 persen dari pertumbuhan 5,16 persen yang dibukukan pada periode yang sama tahun lalu.

Hampir semua komponen pengeluaran konsumen meningkat pada periode April-Juni, kecuali pada sector transportasi dan komunikasi yang melambat pada kuarter kedua tahun ini dari 5.37 persen pada periode yang sama tahun lalu menjadi 4.67 persen.

Dilansir The Jakarta Post, Investasi yang menjadi kontributor tertinggi kedua terhadap PDB, juga melambat menjadi 5,01 persen pada kuartal kedua, turun dari 5,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perlambatan pertumbuhan investasi disebabkan oleh kontraksi dalam penjualan barang modal seperti kendaraan, sumber daya hayati yang dibudidayakan (CBR) dan produk properti intelektual, diantara yang lainnya.

Peningkatan jumlah pegawai negeri sipil dan pertumbuhan belanja pengadaan pemerintah mendorong pertumbuhan belanja pemerintah, tercatat sebesar 8,23 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun ini, lebih tinggi dari pertumbuhan 5,2 persen yang dipesan pada periode yang sama tahun lalu, kata Suhariyanto.

Penyelenggaraan pemilihan presiden dan legislatif serentak pada 17 April juga mendorong lembaga nirlaba yang melayani rumah tangga (NPISH), yang tumbuh 15,27 persen pada kuartal kedua, sebagai hasil dari pengeluaran kampanye oleh calon presiden dan legislatif. Namun, NPISH hanya berkontribusi 1,34 persen dari PDB.

Ekspor barang dan jasa turun 1,81 persen tahun ke tahun di triwulan kedua, dipimpin oleh ekspor produk minyak dan gas yang berkontraksi 30,85 persen dibandingkan periode yang sama.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker