Berita UtamaNasional

Pengurus Tapak Suci Muhammadiyah Bisa Bebas dari Dakwaan

findonews, JAKARTA – Sidang lanjutan terdakwa kerusuhan 22 Mei 2019 di  Mall Sarinah, Jamiatul Khoir (Pengurus Tapak Suci Muhammadiyah) memasuki sidang mendengarkan keterangan saksi yang berasal dari pihak kepolisian dan Bawaslu.

Tidak ada satupun yang mengenal dan pernah melihat Jamiatul melakukan unjuk rasa di Bawaslu, dari tiga orang saksi yang dihadirkan, apalagi sampai mebuat aksi kerusuhan atau pengerusakan disana.

Jamil Burhanuddin, kuasa hukum terdakwa mengatakan, sejatinya terdakwa tidak layak menjadi tersangka atau terdakwa, karena terdakwa berada di Jakarta karena ditugaskan untuk menjaga aset-aset Muhammadiyah oleh Tapak Suci Jawa Timur.

Kebetulan pada pukul 23.00 terdakwa datang ke gedung Mall Sarinah untuk melihat dan mengambil gambar aksi unjuk rasa, dari areal dalam Sarinah.

Terdakwa yang saat itu berada dalam gedung Sarinah tiba-tiba ditangkap dan kemudian diadili dan didakwa menjadi pelaku kerusuhan tanggal 22 Mei 2019 di Bawaslu.

Menurut Jamil Burhanuddin kuasa hukum dari Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, kalau lihat keterangan saksi dan bukti bukti yang ada, terdakwa diyakini tidak bersalah, sehingga harus dibebaskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker