Berita UtamaInternasional

Pembicaraan Sudan Dibatalkan, al-Burhan Mengutuk Pembunuhan Lima Pelajar di Sudan

findonews – Dewan Transisi Militer (TMC) yang berkuasa di Sudan telah mengutuk pembunuhan lima anak sekolah pada sebuah demonstrasi pada Senin (29/7) lalu.

Disaat yang bersamaan, para pemimpin demonstrasi Sudan membatalkan pembicaraan yang direncanakan dengan para jenderal dan ribuan siswa turun ke jalan-jalan untuk mengecam serangan kekerasan yang menyebabkan kematian.

Dilansir Aljazeera,Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, kepala TMC, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa (30/7) bahwa pembunuhan di kota Kordofan Utara, El-Obeid tidak dapat diterima.

Para pengunjuk rasa menuduh Pasukan Dukungan Cepat (RSF) yang dipimpin oleh wakil al-Burhan, Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, menembak mati lima remaja itu dalam demonstrasi hari Senin (29/7) melawan kekurangan roti dan bahan bakar.

Badan anak-anak PBB, UNICEF, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (30/7), menyeru pihak berwenang Sudan untuk menyelidiki dan meminta pertanggungjawaban semua pelaku kekerasan terhadap anak-anak.

“Tidak ada anak yang harus dimakamkan dalam seragam sekolah mereka,” kata agen itu, seraya menambahkan siswa yang terbunuh berusia antara 15 dan 17 tahun.

Pembunuhan itu terjadi sebelum perundingan yang direncanakan antara TMC dan para pemimpin demonstran tentang aspek-aspek yang tersisa dari pemasangan pemerintahan sipil setelah penggulingan penguasa lama Omar al-Bashir pada April.

Kedua belah pihak menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan pada 17 Juli, dan akan duduk pada hari Selasa (30/7) untuk membahas kekuatan yang diusulkan dewan penguasa sipil-militer bersama dan kekebalan untuk jenderal atas kekerasan mematikan sebelumnya terhadap pengunjuk rasa.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker