Berita UtamaSains & Teknologi

Pemasok Listrik Johannesburg di Serang Ransomware

Findonews, JOHANNESBURG – Pemasok listrik utama kota terbesar di Afrika Selatan, Johannesburg mengalami serangan ransomware yang menyebabkan beberapa rumah penduduk mati listrik.

Dilansir Lad Bible, perusahaan pemasok listrik City Power mengungkapkan sistem IT mereka dimatikan oleh serangan ransomware pada hari Kamis (25/7).

“Itu telah mengenkripsi semua database, aplikasi, dan jaringan kami,” ujar City Power lewat cuitan di akun resmi Twitter perusahaan tersebut.

Situs web City Power tetap offline dan penduduk melaporkan masalah ini melalui media sosial dengan pasokan listrik pribadi mereka.

Serangan ransomware awalnya mempengaruhi pelanggan untuk membeli listrik prabayar dan juga menghambat upaya perusahaan untuk menanggapi pemadaman lokal.

Seorang juru bicara City Power mengatakan, bahwa ada lebih dari seperempat juta orang mungkin telah menerima dampak serangan ransomware ini.

“Mereka adalah orang-orang yang menggunakan sistem pra-bayar dan pada suatu hari akan membeli listrik,” katanya.

“Orang-orang itu tidak dapat mengakses sistem.”

Ransomware adalah jenis malware yang menginfeksi komputer dan mengenkripsi atau mengunci file dan sistem.

Penyerang mengatakan mereka akan mengembalikan akses setelah pembayaran dilakukan – tetapi tidak ada jaminan bahwa mereka akan melakukannya.

Kota Johannesburg, yang memiliki perusahaan listrik, mengatakan bahwa sebagian besar sistem IT sekarang telah dipulihkan.

Namun, pejabat kota mengakui bahwa masih ada masalah dan mengatakan pelanggan dapat mencatat kesalahan di situs web alternatif.

“Pelanggan tidak boleh panik karena tidak ada rincian mereka yang dikompromikan,” cuitan yang diposting oleh akun Twitter resmi kota.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada orang-orang di Kota Joburg.”

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker