Berita UtamaInternasional

Pasukan Turki Memulai Serangan Darat di Timur Laut Suriah

findonews, JAKARTA – Pasukan Turki memulai serangan darat di timur laut Suriah beberapa jam setelah jet tempur membombardir wilayah perbatasan ketika Ankara akhirnya melepaskan serangan yang telah lama mengancam di wilayah yang dikuasai Kurdi.

Dalam sebuah pernyataan Rabu (9/10) malam, kementerian pertahanan Turki mengatakan pasukan mereka telah menyeberang ke perbatasan Suriah di sebelah timur Sungai Efrat bersama pasukan pemberontak sekutu Suriah.

Dilansir Al Jazeera, serangan darat tersebut terjadi beberapa jam setelah pemboman udara dan artileri, dengan militer Turki mengatakan telah mengenai 181 ‘posisi teroris’.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan tujuan Turki adalah mencegah terciptanya koridor teror yang melintasi perbatasan selatan Turki dan untuk membawa perdamaian ke daerah itu.

Erdogan ingin mengusir Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dari wilayah perbatasan.

SDF adalah sekutu utama Amerika Serikat dalam perang melawan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) tetapi pejuangnya dipandang sebagai ‘teroris’ oleh Turki karena hubungan kelompok itu dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.

Presiden Turki juga ingin menciptakan zona aman, membentang sekitar 30 km (20 mil) jauh ke Suriah, di mana beberapa dari 3,6 juta pengungsi yang saat ini tinggal di Turki dapat dimukimkan kembali.

Sekitar 14.000 pemberontak Suriah milik Tentara Pembebasan Suriah telah melakukan perjalanan dari barat laut negara itu untuk membantu dorongan Turki, kantor berita Turki Demiroren (DHA) melaporkan.

Tetapi tindakan militer Ankara menimbulkan kekhawatiran di antara kekuatan-kekuatan dunia, sementara badan-badan bantuan memperingatkan operasi itu dapat memicu krisis kemanusiaan baru dan lebih lanjutnya pemindahan orang di daerah itu.

Presiden AS Donald Trump, yang baru-baru ini memutuskan untuk menarik pasukan dari daerah itu membuka jalan bagi serangan Turki, menyebut operasi itu adalah gagasan yang buruk.

Di tengah kritik tajam di dalam dan luar negeri atas keputusan mundurnya, Trump juga mengancam akan menghancurkan ekonomi Turki yang sedang sulit jika pasukannya di luar batas.

Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan membahas Suriah di balik pintu tertutup pada hari Kamis (10/10), diplomat mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Sementara itu SDF menyerukan pada hari Rabu (9/10) ke AS dan sekutunya untuk “zona larangan terbang” untuk melindunginya dari serangan Turki, yang menurut kelompok itu telah menewaskan lima warga sipil dan tiga pejuangnya.

SDF, yang memiliki bentangan terbesar Suriah di luar Rusia dan Presiden Bashar al-Assad yang didukung Iran, sebelumnya telah berjanji untuk mempertahankan tanah yang dikuasainya dengan segala cara meskipun ada kepergian pasukan AS.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker