Berita UtamaInternasional

Pasukan Keamanan Sudan Melepaskan Tembakan dan Gas Air Mata Pada Pengunjuk Rasa

findonews, KHARTOUM– Pasukan keamanan di Sudan telah menembakkan gas air mata dan amunisi kepada para demonstran yang memprotes pembunuhan lima orang, termasuk empat pelajar, pada hari Senin (29/7) lalu.

Para pengunjuk rasa memenuhi jalan-jalan ibukota Khartoum pada hari Selasa (30/7) untuk mengecam serangan itu, yang terjadi saat para remaja di kota utara El-Obeid bersatu menentang kekurangan bahan bakar dan roti.

Sebuah gambar yang diposting di media sosial muncul menunjukkan pasukan keamanan berusaha membubarkan para demonstran.

Laporan Aljazeera dari Addis Ababa di negara tetangga Ethiopia, mengatakan ada kekhawatiran bahwa protes terbaru itu bisa berubah menjadi kekerasan.

“Kami telah mendengar dari sumber medis di kota Omdurman, yang merupakan kota kembar dari ibukota Khartoum, serta rumah sakit bahwa ada beberapa pengunjuk rasa yang terluka yang datang dengan luka tembak,” katanya.

“Ada laporan cedera lain akibat tabung gas air mata serta karena Pasukan Dukungan Cepat (RSF) yang menabrak pengunjuk rasa di beberapa bagian Khartoum.”

Dengan bendera Sudan terbungkus di lehernya, siswa sekolah menengah Awab Faisal mengatakan demonstrasi hari Selasa (30/7) bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada pihak berwenang.

“Kami hidup dan belajar dalam kondisi sulit. Seringkali, tidak ada air dan listrik, dan harga hanya naik,” kata Faisal.

“Masa depan kita tidak jelas dan pembunuhan seperti itu memperburuknya.”

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker