Berita UtamaEkonomi & Bisnis

OVO Menjadi Startup Unicorn Kelima Indonesia

findonews, JAKARTA – Aplikasi layanan pembayaran digital OVO telah menjadi startup unicorn di Indonesia, hal ini terjadi karena perusahaan tersebut memiliki nilai lebih dari 1 miliar dolar AS, menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.

Pencapaian ini telah menjadikan aplikasi ini sebagai unicorn kelima di Indonesia setelah aplikasi jasa antar-jemput Go-jek, aplikasi untuk perjalanan Traveloka, dan aplikasi e-commerce Tokopedia dan Bukalapak.

“Target kami adalah memiliki lima unicorn pada akhir 2019. Selamat datang OVO yang telah menjadi unicorn Indonesia baru,” kata Rudiantara pada hari Sabtu (5/10).

Dilansir The Jakarta Post, menurut perusahaan intelijen pasar CB Insights yang berbasis di New York, nilai OVO tercatat 2,9 miliar dolar AS pada bulan Maret.

OVO adalah produk pembayaran digital milik PT Visionet International, anak perusahaan layanan keuangan digital Lippo Group.

Secara terpisah, presiden direktur OVO Karaniya Dharmasaputra tidak mengonfirmasi atau menyangkal informasi ketika ditanya oleh wartawan. Bagaimanapun, dia mengatakan menghargai pernyataan menteri tentang gelar unicorn yang diberikan.

“Kami berterima kasih dan menghargai menteri karena membuat pernyataan seperti itu,” kata Karaniya pada hari Senin (7/10), tanpa menambahkan rincian lebih lanjut dari penilaian perusahaan.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker