Berita UtamaNasional

Menurut Komisi Dakwah MUI, UAS Tidak Bermaksud Mencela Agama Lain

findonews, JAKARTA – Fahmi Salim, Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan masyarakat tidak pantas untuk memperkarakan isi dari ceramah yang dilakukan para tokoh agama.

Dilansir CNN Indonesia, baru-baru ini video cerama Ustadz Abdul Somad tentang Salib viral di media sosial, ada beberapa pihak yang tersinggung bahkan hingga melaporkan UAS. Menurut Fahmi, UAS tidak bermaksud mencela agama lain.

Fahmi mengatakan, isi ceramah UAS dan para pemuka agama lain pasti ditujukan bagi penganut agama masing-masing, bukan untuk menyinggung agama lain.

“Tidak pada tempatnya memperkarakan tokoh agama yang berceramah agama ditujukan kepada penganut agamanya sendiri apalagi disampaikan di tempat khusus seperti rumah ibadah,” kata Fahmi.

Fahmi meyakini ceramah UAS tidak bermaksud untuk mencela agam lain, tetapi bertujuan untuk memperkuat keimanan para pemeluk agama Islam.

Menurut Fahmi, tidak ada alasan untuk memperkarakan ceramah seorang pemuka agama ketika sedang membandingkan konsep dengan agama lain, apalagi jika dilakukan secara internal.

“Tidak dengan tujuan merusak harmoni sosial maka tidak ada alasan logis dan legal untuk mengharamkannya karena itu adalah bagian dakwah,” kata dia.

Sebelumnya dilaporkan, organisasi massa Brigade Meo melaporkan UAS ke Polda NTT karena isi ceramahnya. Akan tetapi, Kepolisian Daeran NTT membantah adanya laporan dari Brigade Meo yang memperkarakan isi ceramah UAS.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker