Berita UtamaNasional

Mantan Bos Garuda Ditangkap KPK Atas Tuduhan Pencucian Uang

findonews, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Emirsyah Satar, mantan presiden direktur Garuda Indonesia pada hari Rabu (7/8) atas tuduhan pencucian uang dan penyuapan terkait dengan pengadaan suku cadang pesawat.

Dilansir The Jakarta Post, Emirsyah awalnya dicurigai menerima suap dari Soetikno Soedarjo, mantan direktur PT Mugi Rekso Abadi (MRA) yang juga menjadi tersangka. Suap yang diterima adalah 1,2 juta euro dan 180.00 dolar AS yang setara dengan Rp 20 Miliar.

Suap terkait dengan pengadaan suku cadang pesawat diyakini dengan pengadaan suku cadang mesin Roll-Royce untuk pesawat Airbus selama Emirsyah menjabat sebagai presiden direktur Garuda Indonesia.

KPK yang menyelidiki kasus ini selama dua tahun mengklaim telah menemukan informasi baru yang menyediakan bukti cukup kuat untuk menjadikan Emirsyah dan Soetikno sebagai tersangka pencucian uang dan menangkap mereka.

Soetikno dituduh KPK mengirim uang sebesar Rp 5,79 miliar ke Emirsyah untuk membayar rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Uang sebesar 680.000 dolar AS dan 1,02 juta euro diduga telah dikirim ke akun milik perusahaan di Singapura, sementara 1,2 juta dolar AS dilaporkan telah digunakan untuk melunasi apartemen di Singapura, perusahaan dan apartemen keduanya milik Emirsyah.

Emirsyah dan Soetikno dijerat pasal 3 dan 4 UU Tipikor tentang pencucian uang.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker