Berita UtamaNasional

Kivlan Zen Gugat Wiranto Perihal Pam Swakarsa 1998

findonews, JAKARTA – Mayor Jenderal TNI Kivlan Zen mengguggat hampir Rp1 triliun Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto  terkait dengan pembentukan Pam Swakarsa tahun 1998.

Pam Swakarsa yang dilaporkan dibentuk atas perintah Wiranto adalah kelompok sipil bersenjata untuk mengamankan Sidang Istimewa MPR 1998. Pam Swakarsa sering bentrok dengan kelompok lain saat beroperasi.

Dilansir CNN Indonesia, Kivlan mengajukan gugatan terhadap Wiranto ke PN Jakarta Timur. Sidang pertama gugatan tersebut digelar pada Kamis (15/8) pukul 09.00 WIB di PN Jaktim.

Dalam gugatannya, Kivlan menyebut penugasan Pam Swakarsa kepada dirinya oleh Wiranto membutuhkan pembiayaan. Kivlan menuntut Wiranto untuk membayar biaya dan kerugian yang dialaminya.

Kerugian mencakup materil dan imateril. Kivlan mengajukan nominal Rp8 miliar untuk kerugian materil, karena ia menanggung biaya Pam Swakarsa dengan meminjam dan menjual harta pribadi.

“Menyewa rumah karena telah menjualnya sampai dengan mendapatkan rumah lagi pada tahun 2018 dari bantuan Jenderal Gatot Nurmantyo,” demikian petitum kerugian materil Kivlan.

Untuk kerugian imateril yang dialami Kivlan adalah menanggungmali karena utang Rp100 juta, ia juga tidak jabatan yang dijanjikan sehingga mengajukan nilai kerugian Rp100 Juta.

Ada total Rp784 juta kerugian imateril lain yang harus dibayarkan Wiranto termasuk kerugian dipenjaranya Kivlan sejak 30 Mei 2019.

Kivlan pernah beberapa kali menyinggung biaya operasional Pam Swakarsa pada beberapa kesempatan, yang terakhir ia menyinggungnya pada Februari 2019.

Kivlan mengatakan dirinya tidak pernah dibiayai untuk Pam Swakarsa saat Sidang Istimewa MPR 1992, yang menurutnya berjumlah Rp10 miliar.

“Beliau itu tak menyerahkan ke saya yang pembiayaan itu, lho. Masa saya disuruh bekerja tanpa biaya kan gitu lho,” ujar Kivlan. 

“Nilainya M lah, Rp10 miliar,” tambahnya.

Tonin Tachta, selaku kuasa hukum Kivlan membenarkan soal gugatan yang ditujukan ke Wiranto. Wiranto yang sudah mengetahui informasi ini menunggu kasus hukum berjalan.

Wiranto tidak mempermasalahkan gugatan Kivlan, menurutnya Kivlan sudah menjalankan tugasnya dengan benar. “Kerja untuk negara, untuk kebaikan, untuk keamanan. Gugat siapapun silakan,” ujar Wiranto.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker