Berita UtamaInternasional

Ketua Hizbullah : ‘Kami akan Menjatuhkan Drone Israel di Langit Libanon’

findonews, JAKARTA – Pemimpin gerakan Hizbullah Libanon, Hassan Nasrallah, mengatakan dua pesawat tanpa awak milik Israel yang jatuh di pinggiran selatan Beirut melakukan ‘misi bunuh diri’.

Dia juga mengatakan, Hizbullah akan melakukan apa yang diperlukan untuk mencegah Israel mengirim lebih banyak drone ke Beirut.

 “Hizbullah tidak akan membiarkan agresi semacam itu,” katanya dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Minggu (25/8).

“Masa ketika pesawat Israel datang dan membombardir sebagian Libanon sudah berakhir.” tambahnya.

Nasrallah menyampaikan pidato beberapa jam setelah ada dua drone jatuh di ibukota Libanon, drone pertama berhasil jatuh tetapi drone kedua meledak di udara.

Dilansir Al Jazeera, Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengatakan drone tersebut merupakan serangan terbukan terhadap kedaulatan negara itu.

“Agresi baru … merupakan ancaman bagi stabilitas regional dan upaya untuk mendorong situasi ke arah ketegangan lebih lanjut,” kata Hariri pada hari Minggu (25/8) dalam sebuah pernyataan.

Kabinet keamanan Israel bertemu pada hari Minggu (25/8) pagi untuk membahas perkembangan keamanan baru-baru ini, ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengancam serangan lebih lanjut.

” Jika seseorang bangkit untuk membunuhmu, bunuh dia dulu, “katanya.

“Saya ingin menekankan: Ini adalah inisiatif Iran dan kami mencegah serangan serius. Selanjutnya kami akan mengungkap setiap upaya Iran untuk menyerang kami dan setiap upaya Iran untuk bersembunyi di balik alasan.”

Nasrallah mengatakan Hizbullah akan melakukan apapun untuk mencegah insiden tersebut terjadi lagi, bahkan mereka tidak ragu untuk menjatuhkan drone milik Israel.

“Mulai sekarang, kami akan menjatuhkan drone Israel di langit Libanon,” katanya.

Pemimpin Hizbullah itu juga mengatakan perkembangan Israel sangat berbahaya dan menurutnya serangan drone Israel itu spesifik ditujukan ke pinggiran kota Dahyeh yang didominasi Hizbullah.

Dia mengatakan itu adalah pelanggaran aturan kesepakatan pertama yang jelas dan berbahaya sejak kedua belah pihak berperang selama sebulan di 2006.

Sebelumnya, seorang juru bicara Hizbullah mengatakan bahwa sebuah drone pengintaikecil jatuh di atap sebuah gedung yang menampung kantor media Hizbollah di lingkungan Moawwad di Dahyeh.

Drone kedua, kata Mohammed Afif, yang tampaknya dikirim oleh Israel untuk mencari drone pertama 45 menit kemudian, meledak di udara dan jatuh di dekatnya.

“Kami tidak menembak jatuh atau meledakkan drone mana pun,” kata Afif kepada kantor berita The Associated Press.

Pesawat-pesawat tempur Israel secara reguler melanggar wilayah udara Lebanon dan telah menyerang wilayah tetangga Suriah dari Lebanon dalam berbagai kesempatan.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker