Berita UtamaNasional

Kembali Mangkir, Fahri Hamzah Segera Ambil Alih Rumah Sohibul Iman dan HNW

JAKARTA – Dilansir oleh Merdeka, para petinggi PKS kembali mangkir tidak memenuhi panggilan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk hadir di kantornya, Rabu (26/6).

Ini adalah panggilan terakhir bagi Sohibul Iman Cs untuk menjalani putusan secara sukarela. Dalam putusan bernomor 214/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel tanggal 14 Desember 2016, PKS diminta membayar kerugian Imaterial ke Fahri Hamzah sebesar Rp 30 Milyar.

Fahri Hamzah akan mengajukan permohonan sita eksekusi terhadap DPP PKS yang berada di Jalan TB Simatupang, Ps Minggu, Jakarta Selatan serta rumah pribadi milik Sohibul Iman dan Hidayat Nur Wahid (HNW). Mujahid A Latief selaku Koordinator Tim Kuasa Hukum Fahri Hamzah, mengatakan segera melayangkan permohonan eksekusi.

“Itulah yang menjadi dasar bagi Pengadilan Negeri Jaksel menetapkan aset-aset yang dieksekusi itu nanti dilaksanakan di lapangan. Kami sudah punya list beberapa aset dimiliki tergugat antara lain Kantor DPP PKS. Saya kira itu cukup,” kata Mujahid di PN Jaksel.

Pengacara lainnya, Slamet, mengatakan prosedur setelah Sohibul Iman Cs mangkir adalah upaya paksa dari pengacara. “Upaya paksa dimulai permohonan sita eksekusi mencantumkan barang apa saja yang disita eksekusi” ujarnya. Setelah itu Ketua Pengadilan Jaksel akan meneliti dan mempertimbagkan untuk penetapan sita eksekusi.

Menurut Slamet, paling lambat surat penetapan dari pengadilan akan keluar 14 hari sejak pengajuan permohonan diajukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker