Berita Utama

Hujan Guyur Madinah dan Makkah

38HujanSuara petir beberapa kali terdengar dari kantor Daerah Kerja  (Daker) Makkah. Tidak lama kemudian, hujan pun turun.

Hujan dengan intensitas sedang pun mulai mengguyur Makkah sekitar pukul 17.30, Rabu (26/08). Sayang tidak lama,  karena 15 menit kemudian hujan berhenti, menyisakan bau tanah basah. Namun petir masih terus terdengar cukup kencang beberapa kali setelah hujan berhenti.

Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat melihat persitiwa hujan ini sebagai fenomena alam biasa. Karena perkiraan cuaca dua minggu ke depan di Makkah, suhu masih panas, pada kisaran 42 – 45 derajat celcius. “Jamaah diimbau untuk mempersiapakn fisik dalam menghadapi kondisi panas di Makkah,” kata Arsyad.

Sementara itu, hujan juga mengguyur Madinah di saat yang relatif berbarengan. Di Madinah, hujan didahului oleh badai pasir ringan yang terjadi di sekitar Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis. Badai tersebut sempat membuat seng-seng proyek sekitar bandara beterbangan. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena petugas bandara bergerak cepat membenahinya.

Hujan di Arab Saudi adalah hal langka yang tidak terjadi secara rutin. Saat hujan terjadi banyak orang-orang keluar rumah untuk melihatnya langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker