Berita UtamaNasional

Fahri Hamzah Minta PLN Jelaskan Penyebab ‘Black Out’ dan Solusinya

findonews, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi kejadian padamnya listrik di sebagian wilayah Jawa kemarin malam.

Sejumlah wilayah di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah mengalami pemadaman listrik pada Minggu (4/8) kemarin, bahkan beberapa wilayah mengalaminya hingga hari ini, Senin (5/8).

Fahri mengatakan hal yang paling penting untuk saat ini adalah, Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus menjelaskan apakah pemadaman listrik di sebagian wilayah Jawa ini ada kaitannya dengan bencana alam baru-baru ini atau tidak.

“Sebenarnya yang paling penting untuk dijawab oleh PLN adalah menyambung analisis dari lembaga-lembaga assessment kebencanaan kemarin seperti BMKG, BNPB dan sebagainya itu,

“Apakah kematian listrik kali ini yang begitu masif ada hubungannya dengan bencana alam? itu dulu yang harus ditegaskan,” Ujar Fahri kepada media.

Fahri menjelaskan, apabila kejadian ini memang ada kaitannya dengan bencana alam maka ada unsur katastrofe, karena tidak ada bencana alam yang bisa benar-benar diprediksikan kapan akan terjadinya.

“Sebab apabila memang itu hubungannya dengan bencana alam, maka ada unsur katastrofe yang memang tidak bisa direncanakan, tidak ada bencana alam yang persis dan betul-betul bisa diketahui kapan akan terjadi.”

Dia juga menambahkan apabila memang bencana alam penyebabnya, PLN harus menjelaskan sistem antisipasinya apabila hal tersebut terulang, sehingga nantinya tidak mengorbankan banyak konsumen.

“Lalu yang kedua kalau memang itu alasannya maka PLN harus menjelaskan sistem antisipasinya apabila hal seperti ini masih terjadi pada titik-titik penting di seluruh Indonesia, sehingga setiap kematian apa Namanya, listrik itu tidak berakibat secara masif dan mengorbankan begitu banyak apa Namanya, konsumen bahkan juga punya efek-efek yang sangat vital.”

Insiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) ini juga mengatakan apabila penyebab pemadaman dapat dijelaskan, barulah PLN membuat sistem yang lebih otonom, karena apabila pemadama ini terjadi karena sistem PLN yang tidak otonom maka akan sangat berbahaya kedepannya.

“Setelah itu bisa dijelaskan, barulah kita mendisain sistem distribusi listrik ke depan yang lebih otonom, sebab kalau blackout ini terjadi secara massif karena sistemnya tidak otonom, maka berbahaya sekali kedepan.“

Menurut Fahri apabila terjadi bencana pada titik tertentu, seharusnya bukan penyebab kematian listrik yang terjadi secara menyeluruh ini.

“Seharusnya pada titik bencana tertentu, dia tidak menyebar sebagai sebab daripada kematian listrik secara menyeluruh.”

Selain meminta penjelasan PLN, Fahri juga meminta PLN untuk segera menjelaskan bagaimana mengatasi permasalahan ini dan menjawab berapa kerugian yang dialami oleh konsumen.

“PLN itu harus menjelaskan apa yang terjadi yang lalu, kemudian yang kedua menjelaskan bagaimana segera mengatasi apa yang sudah terjadi dalam hari-hari ini, termasuk menjawab tentang kerugian yang dihadapi oleh konsumen. “

Fahri juga meminta PLN menjelaskan antisipasi apabila hal seperti ini masih terjadi agar tidak meresahkan masyarakt luas.

“Kemudian PLN harus menjelaskan bagaimana antisipasi apabila hal seperti ini masih terjadi supaya ada ketenangan bagi masyarakat apa namanya konsumen dan pada saat seperti ini diperlukan satu keberanian untuk apa namanya korektif ya kalau memang dalam desain kelistrikan kita ada masalah, ini saatnya untuk memperbaiki nya.”

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker