Berita UtamaEkonomi & Bisnis

EKSPOR INDONESIA MASIH DIPERKIRAKAN LESU

Foto : Internet

Jakarta, findonews.com – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara melihat kondisi ekspor nasional masih tumbuh melambat hingga akhir tahun ini, hal itu terkait dengan pelambatan ekonomi tiongkok.

“Pelambatan (China) itu sebenarnya berdampak cukup besar terhadap ekspor Indonesia, ditambah harga komoditas turun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ekonomi Tiongkok pada periode 2013 hingga 2018 terus mengalami pelambatan dengan ditutup di tahun 2018 sekitar 6,4 persen sampai 6,5 persen.Oleh karena itu, ia pun memprediksi pertumbuhan ekonomi China pada tahun ini hanya bertengger pada angka 6,3 persen.

Disamping itu, ia juga memprediksi harga komoditas ekspor masih belum menunjukkan adanya tanda-tanda perbaikan, lebih lagi 25 persen komoditas pertambangan dan perkebunan RI diekspor ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

Seperti yang diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Indonesia pada 2018 tercatat sebanyak USD180,06 miliar atau tumbuh 6,65 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Namun pertumbuhan ekspor itu tak mampu menyelamatkan neraca perdagangan RI yang tercatat defisit USD8,57 miliar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker