Berita UtamaEkonomi & BisnisNasional

Ekonomi Indonesia Terus Melemah, Terbukti dari Laporan Bank Dunia

Foto : Internet

Jakarta, Findonews.com – Indonesia berpotensi memiliki resiko pembiayaan utang akut. Hal tersebut dilihat dari hasil laporan World Bank East Asia and Pasific Economics Update edisi Oktober 2018 dengan judul ‘Menjelajahi Ketidakpastian’.

Resiko tersebut muncul karena nilai utang jangka pendek tersebut mencapai 50 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp 758,3 triliun.

Refrizal, Anggota Komisi XI DPR RI menilai laporan tersebut merupakan tanda dari Bank Dunia kepada Indonesia agar lebih berhati-hati. Ia juga menambahkan jika salah satu penyebab hal tersebut adalah kebijakan impor yang berlebihan yang diterapkan oleh pemerintah tanpa diiringi dengan peningkatan ekspor.

“Iya memang itu menunjukan ekonomi Indonesia semakin lemah, salah satu indikatornya melemahnya nilai tukar rupiah,” jelas Refrizal.

Selain itu, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS itu juga mengatakan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia juga menurun. Sementara itu sumber pembiayaan negara saat ini masih bertumpu dari utang luar negeri.

“Kayak pebisnis aja, kalau bisnis kita lagi goyang investor atau perbankan akan ragu memberi pinjaman ke kita,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker