Wednesday, 19 December 2018
Home / Berita Utama / Tolak Sistem Online Single Submission, Pemda Persulit Pengusaha Berinvestasi

Tolak Sistem Online Single Submission, Pemda Persulit Pengusaha Berinvestasi

Foto : Internet

Jakarta, Findonews.com – Shinta Kamdani, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berpendapat salah satu kebijakan pemerintah pusat yang tidak mau dijalankan pemda adalah Online Single Submission (OSS) atau sistem perizinan online padahal sistem itu bisa mempermudah investasi masuk.

Sejauh ini pengusaha berupaya agar dapat menjadi alat penyebaran informasi di daerah untuk mendukung terlaksananya sistem perizinan online itu. “Tapi ternyata pemimpin di daerah tidak siap melaksanakannya. Percuma saja sistem ini kalau cuma di pusat saja, Sistem OSS itu mempermudah perizinan. Tapi nggak jalan karena daerah nggak mau ngejalanin, ini kendala. Mau investasi tapi masih dipersulit,” ujarnya.

Menurut Shinta, jika Pemda belum mau terbuka dan menerima sistem ini investasi berpotensi akan merosot, iklim in­vestasi akan kurang kondusif sebelum digelarnya pemilu leg­islatif dan Pilpres tahun depan. Sehingga segala hal yang berpotensi memperlambat masuknya investasi harus segera dituntaskan. “Pemda harus secepatnya beradaptasi. Pemerintah pusat juga harus men­dorong ini. Kalau tidak investasi bisa semakin merosot. Apalagi mau pemilu,” jelas Shinta.

Ia juga berpendapat Pemerintah perlu memberikan insentif untuk menarik investasi. “Pemerintah bisa memberikan insentif berupa fasilitas pajak tax allowance dan tax holiday. Pemberian tax allow­ance dan tax holiday juga bisa mendorong pembangunan indus­tri substitusi impor,” tukasnya.

Hal yang serupa juga diakui oleh Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI), Sanny Iskandar. Ia mengakui pengusaha kerap menghadapi birokrasi yang tidak mudah dalam mengurus izin investasi di daerah. “Hal ini bisa membuat investor menjadi ragu atau tidak antusias,” ujarnya.

Ia juga menuturkan setiap jenis investor dengan nilai in­vestasi yang bervariasi memang sebaiknya mendapat dukungan insentif dari pemerintah. Salah satunya bisa dibedakan dari sejauh mana kontribusi investasi tersebut.

“Kebijakan seperti tax holiday ataupun mini tax holiday sebai­knya diberlakukan sejak investor sudah mengajukan permohonan investasi,” tutupnya.

Check Also

Prabowo : Bayi Yang Baru Lahir Sudah Harus Tanggung Hutang Rp 9 Juta

Foto : Internet Jakarta, findonews.com – Prabowo Subianto, Capres Nomor urut 2 kembali menyoroti masalah kondisi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *