Saturday, 15 December 2018
Home / Berita Utama / Tiga Astronot Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Sore Ini

Tiga Astronot Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Sore Ini

Foto : Internet

Jakarta, findonews.com – Tiga astronot direncanakan meluncur ke stasiun luar angkasa internasional menggunakan roket Soyuz milik Rusia hari ini. Peluncuran yang akan dilakukan itu menggunakan Soyuz MS-11 pada pukul 17.31 (18.31 WIB) waktu setempat di lapangan peluncuran Baikonur di Kazakhstan.

Ini merupakan peluncuran pertama roket Soyuz itu setelah sempat mengalami kerusakan mesin pada Oktober lalu saat membawa dua penumpang.

Menurut hasil investigasi, Rusia menyebut telah menemukan dan membenahi masalah yang menyebabkan gagal terbangnya roket tersebut. Sampai saat ini, Rusia mengklaim Soyuz aman untuk menerbangkan penumpang.

Sejak kecelakaan pertama itu, Soyuz telah empat kali meluncur. Namun, dari empat peluncuran itu hanya satu kali Soyuz meluncur dengan mesin yang dikenal dengan Soyuz FG.

Peluncuran pada November lalu itu berhasil mengorbitkan kapsul kargo yang disebut Progress. Dengan misi penerbangan astronot kali ini, Rusia hendak membuktikan bahwa Soyuz FG aman untuk penerbangan keluar angkasa.

Tiga astronaut ini Anne McClain dari NASA, David Saint-Jacques dari Agensi Kanada dan Oleg Kononenko dari agensi antariksa Rusia Roscosmos akan mengisi kru di stasiun luar angkasa untuk misi selama enam setengah bulan, seperti dilaporkan The Hindustan Times.

Sebelum kegagalan terbang itu, Soyuz FG mempunyai rekam jejak keberhasilan 100 persen sejak diluncurkan pertama kali pada 2001. Tapi pada 11 Oktober, roket ini mengalami anomali parah ketika membawa dua penumpang, astronaut NASA Nick Hague dan kosmonot Rusia Aleksey Ovchinin, seperti dilaporkan The Verge.

Baru dua setengah menit meluncur dari Kazakhstan, roket itu terbelah di ketinggian 50 kilometer di udara. Kegagalan mesin ini lantas mengaktifkan sistem penggagalan yang memisahkan kapsul berisi kru pesawat dengan roket.

Para kru selamat setelah kapsul terpisah dan mendarat di bumi. Sementara roketnya sendiri hancur. Berikut tampilan detik-detik gagalnya roket pendorong Soyuz tersebut.

Sejak saat itu Roscosmos, perusahaan antariksa Rusia terus melakukan investigasi kegagalan roket pendorongnya. Sensor menunjukkan bahwa kegagalan terjadi ketika roket dirakit. Mereka menyebut bahwa kegagalan itu telah diperbaiki dan tidak akan berpengaruh pada penerbangan berikutnya.

Check Also

Fahri Hamzah : Jokowi Harus Hati-Hati Terkait Pengakuan La Nyalla

Foto : findonews.com Jakarta, findonews.com – Pengakuan eks politikus Partai Gerindra yang kini bergabung di Partai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *