Sunday, 19 November 2017
Home / Berita Utama / Pemimpin Harus Bersih Hatinya

Pemimpin Harus Bersih Hatinya

Foto : Facebook.com/FahriHamzahPage

Findonews.com, Sabang, Aceh – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjadi keynote speaker dalam Seminar Kepemudaan bersama tokoh pemuda dan generasi millenial di Kota Sabang. Seminar bertema “Sumpah Pemuda dan Momentum Persatuan” menjadi seminar pembuka dalam rangkaian acara Gerakan Nasional Pawai Kebangsaan yang dimulai dari Titik Nol Sabang, Aceh.

Sejarah bangsa menempatkan Sabang dalam arti penting sejarah republik. Sabang adalah gerbang Indonesia, pada kota ini tersimpan berbagai kenangan sejarah perjuangan kemerdekaan. Aceh melahirkan banyak orang hebat dan pahlawan Indonesia, Teuku Umar, Cut Nyak Din, Teuku Cik Ditiro, dan lainnya. Inilah yang harus kita jadikan titik tolak dan inspirasi membangkitkan Indonesia.

Sebagian besar pahlawan kita adalah pejuang sepanjang hidupnya, memaksimalkan masa mudanya untuk berjuang. Di momen Sumpah Pemuda 28 Oktober kita mengawalinya dengan membangkitkan Indonesia dari “Titik Nol” di Sabang, Aceh. Untuk selanjutnya bergerak bergelombang ke seluruh penjuru nusantara.

Pawai Kebangsaan akan dideklarasikan di kota Sabang dalam momentum Sumpah Pemuda. Gerakan Pawai ini akan berjuang untuk persatuan dan kebangkitan pemuda Indonesia. Karena pada pemudalah sumber daya besar yang selalu bergelora, segala kreativitas dan inovasi perjuangan dilahirkan pemuda.

Bertemunya momen Sumpah Pemuda di “Titik Nol” Sabang adalah bentuk perjuangan simbolik dari Fahri Hamzah bersama pemuda dan elemen bangsa. Ditambah dengan pekikan semangat “Merdeka Bro!” Yang menyambungkan sejarah perjuangan kemerdekaan hingga ke pemuda zaman now. Menarik benang merah sejarah hingga ke zaman kini bahkan untuk masa depan.

Kehadiran Fahri Hamzah di Sabang mendapatkan sambutan dan antusiasme luar biasa dari masyarakat Sabang. Walikota dan muspida, elemen pemuda dan organisasi kemasyarakatan. Juga euforia dari anak-anak muda Sabang. Bahkan perwakilan dari Banda Aceh hadir dalam acara ini.

Pemuda harus siap untuk perubahan. Meskipun usia tidak lagi muda, jika ia memberikan semangat dan terus berinovasi untuk perubahan sesungguhnya merekalah pemuda. tapi tatkala seorang pemuda yang masih belia tetapi hanya duduk diam tanpa aksi apapun sesungguhnya mereka telah mati.

Fahri menekankan soal syarat pemimpin bangsa, yaitu harus bersih hatinya. Jauh dari vested interest dan kepentingan sesaat. Jika lapang hatinya maka mampu menampung banyak keluhan rakyat dan banyak problematika bangsa. Dialah pahlawan yang akan membawa bangsa untuk kejayaan bangsa.

Check Also

Marquez Kuasai Tes Hari Ke-2 Valencia

Findonews.com – Hari kedua tes di Sirkuit Ricardo Tormo menjadi milik Juara Dunia 2017 Marc …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *