Friday, 16 November 2018
Home / Berita Utama / Panen Melimpah, Harga Bawang Merah Turun

Panen Melimpah, Harga Bawang Merah Turun

Foto : Internet

Jakarta, Findonews.com – Di wilayah Jabodetabek bawang merah mengalami penurunan harga. Komoditas tersebut turun harga akibat dari panen pada sentra pertanian berlimpah ruah.

Di pasar Teluk Pucung Kota Bekasi, harga bawang merah rata-rata dijual Rp 25.000 per kilogramnya karena sekarang turun Rp 5.000 per kilogramnya. Pada bulan Agustus kemarin rata-rata harga bawang merah per kilogramnya sebesar Rp 30.000 per kg. Tak hanya bawang merah saja tetapi juga sama halnya dengan cabe rawit yang harganya telah kembali normal dari yang sebelumnya Rp 60.000 per kg sekarang menjadi Rp 36.000 per kg, sedangkan untuk cabe rawit merah harganya masih cukup tinggi yakni di kisaran Rp 30.000 dari yang biasa rata-rata harga normalnya 24.000 per kg.

Ikhwan Arif, Sekjen Asosiasi Bawang Merah Indonesia berpendapat bahwa harga bawang turun imbas dari pasokan yang berlimpah. “Hal itu terjadi karena banyak petani melakukan penanaman bawang merah yang tidak disesuai­kan dengan waktu pola tanam dengan petani lain, akibatnya panen bersamaan, berlimpah,” ungkapnya.

Pasokan ke pasar tinggi juga dipicu karena perdagangannya dilakukan dengan sistem basah yang mana hasil panen langsung diangkut ke pasar yang otomatis membuat petani tidak menahan hasil panen sehingga harganya turun. “Pasokan meningkat, semen­tara kebutuhan konsumen tetap, harga jadinya turun,” ungkap­ Ikhwan.

Menurut Ikhwan hingga satu bulan ke depan penurunan harga ini akan terus terjadi dan diproyeksikan harga bawang merah di level petani bisa jatuh hingga Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per kg dan turun Rp 10.000 di tingkat grosir. Hal tersebut berbuah penurunan harga jual bawang merah jadi merugikan petani sebesar Rp 5.000 per kg karena harga di tingkat grosir harusnya di kisaran Rp 15.000 per kg.

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Yasid Taufik menyampaikan data dari Sumber Pangan Jakarta, harga bawang merah rata-rata di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) bulan Agus­tus 2018 turun 17,2 persen jika dibandingkan dengan bulan Juli 2018.

“Itu terjadi disebabkan oleh naiknya pasokan bawang merah sebesar 22,2 persen pada bulan Agustus 2018,” kata Yasid.

Yasid menerangkan, seba­ran harga bawang di Pasar Ri­tel berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu dengan kecenderungan harga bawang merah turun 2 hingga 19 persen. Kecenderungan harga bawang putih bulan Agustus di beberapa pasar ritel wilayah Jakarta Barat, Utara, dan Timur juga turun 1,4 hingga 12,6 persen.

Check Also

Belum Fit 100%, Lorenzo Siap Lakoni Penampilan Terakhirnya Bersama Ducati

Findonews.com – Belum sepenuhnya pulih, Lorenzo siap lakoni penamilan terakhirnya bersama Ducati musim ini. Jorge …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *