Sunday, 19 November 2017
Home / Berita Utama / Nasir Djamil : Jokowi Diam Hadapi Gatot, Kemungkinannya Dua

Nasir Djamil : Jokowi Diam Hadapi Gatot, Kemungkinannya Dua

foto : Inet

Findonews.com – Politikus PKS Nasir Djamil menilai langkah apapun yang diambil Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo membuat Presiden Jokowi dalam posisi di persimpangan. “Seperti dilema,” kata Djamil yang asli Aceh.

Ia menyebut apa yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beberapa waktu belakangan masih dalam koridor alias tidak berpolitik praktis. Namun, jika Presiden Joko Widodo merasa terganggu dengan Gatot, Nasir menyarankan Gatot dicopot.

Tapi itu tak akan mudah. Jika Gatot dicopot maka simpati publik, terutama massa Islam akan makin bergelombang menghampiri sang jendral bintang empat. Tapi jika dibiarkan hingga Panglima Gatot mengakhiri masa pensiun normal pada Maret 2018, maka ia masih bisa bermanuver lebih jauh dan mengganggu posisi Presiden.

“Kalau Presiden merasa terganggu, silakan berhentikan, namun beresiko,” ujar Nasir dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/10/2017). Nasir lalu mengungkit pertarungan Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono saat Pilpres 2004 lalu. SBY memang menteri di zaman Mega sebelum dipecat dan menjadi lawan politik.

“Jangan pula disandera, dia nanti dizalimi seperti SBY 2004,” tutur Nasir. Nasir memandang apa yang dilakukan Gatot saat ini tak terlepas dari situasi negara yang belakangan diramaikan dengan aksi bela Islam berjilid-jilid. Menurut Nasir, sebagai Panglima TNI, Gatot wajib menjaga keamanan negara. Dia menolak jika Gatot dianggap sedang merangkul kaum muslim untuk kepentingan politik.

Lebih lanjut, Nasir mengatakan ada dua kemungkinan soal diamnya Jokowi atas aksi-aksi Gatot. Menurut Nasir, mungkin saja Gatot dibiarkan bermanuver untuk menjadi wakil Jokowi di Pilpres 2019. “Dalam politik semuanya niscaya,” tutup Djamil.
[11:22, 10/7/2017] +62 815-4611-0333: Pilgub NTB : PKS Tinggalkan Demokrat

Manuver-manuver politik jelang Pilgub NTB makin sukar dipahami namun tampak semakin benderang setelah sejumlah partai mengambil sikap untuk koalisi. Pasca deklarasi dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTB, persaingan makin memanas.

Setelah dua pasang kandidat H Moh Suhaili FT – H Muh Amin dan H Ahyar Abduh – H Mori Hanafi solid dengan dukungan parpol pasangan, parpol  yang tadinya masih abu-abu mulai mengambil ancang-ancang. Salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai Islam ini meninggalkan Partai Demokrat yang masih berkutat pada proses penjaringan calon.

Potensi Demokrat dan PKS akan koalisi bukan tanpa alasan.  Tokoh PKS Dr. Zulkieflimansyah digadang gadang duet dengan Dr. Hj. Siti Rohmi yang sudah resmi didukung Partai Demokrat.

Namun pernyataan Ketua DPW PKS NTB, H Abdul Hadi berusaha menganulir isu itu. Dia bahkan membantah membangun komunikasi politik dengan Partai Demokrat untuk mengusung kader sendiri dengan Sitti Rohmi.

“PKS tidak pernah bangun komunikasi apalagi sepakat usung DR Zul dengan Rohmi. Intinya PKS akan mendukung, tapi bukan mengusung,” ungkapnya, Selasa (3/10).

Dia mengatakan, DPW PKS telah merekomendasikan beberapa nama bakal calon ke Dewan Pimpinanan Tingkat Pusat (DPTP) PKS untuk dijadikan pertimbangan siapa diantara nama itu akan dipilih. Kendati demikian, Wakil ketua DPRD NTB itu enggan menyebutkan sejumlah nama yang direkomendasikan. Namun dari sekian nama itu, bakal calon yang masuk dalam bursa rekomendasi tersebut justru diluar Dr. Zul dan Rohmi, tapi Ahyar Abduh. “Kita tidak rekomendasikan kader PKS. Mengingat, hasil penilaian kemudian elektabilitas dan kapabilitas belum ada layak untuk memimpin NTB,” kata dia.

Dia membantah ketika ditanya lagi komitmen politik dengan Demokrat. Karena menurutnya tidak pernah ada komunikasi politik secara struktural apalagi membuat kesepakatan dengan partai berlambang mercy itu.

“Jika mengenai kabar kedua figur yakni Zul dengan Rohmi, mungkin (karena alasan) personal karena partai tidak pernah ada komunikasi politik. Yang pasti tidak benar dan PKS tidak akan mengusung namun mendukung,” tegasnya.

Check Also

Marquez Kuasai Tes Hari Ke-2 Valencia

Findonews.com – Hari kedua tes di Sirkuit Ricardo Tormo menjadi milik Juara Dunia 2017 Marc …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *