Saturday, 18 August 2018
Home / Berita Utama / MUI : Pernyataan Jokowi Bisa Diseret ke Ranah Hukum

MUI : Pernyataan Jokowi Bisa Diseret ke Ranah Hukum

Sumber : Net

Jakarta, Findonews.com – Presiden Joko Widodo meminta para relawan untuk melakukan kampanye dengan cara yang baik dan tidak mencari musuh pada Pilpres 2019 mendatang. Kendati demikian, Jokowi juga meminta relawannya tidak takut apabila mendapat serangan dari lawan politik serta harus siap bila harus terlibat dalam perkelahian.

Irjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo, Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyebut pernyataan Jokowi itu bisa diseret ke ranah hukum karena sama saja dengan menghasut.

“Juga bisa kena pidana, apalagi omongan pejabat bisa masuk kategori penganjur untuk melakukan tindak pidana (bila terjadi apa yang dianjurkan). Ini terkena KUHP Pasal 55 ayat 1 dan 2,” kata Anton saat dihubungi pada hari Minggu (5/8). Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada pembenaran bagi ucapan Jokowi tersebut yang menghimbau relawannya siap berkelahi jika ada yang mengajak.

“Karena itu Sangat heran presiden kok sembarangan berbicara, apalagi tidak ada fakta sama sekali ada pihak yang mengajak berkelahi. Seandainya ada fakta pun tidak bisa menghalangi unsur pasal tersebut, apalagi tanpa fakta,” paparnya.

Pernyataan Jokowi itu yakni  meminta barisan relawan pendukung tidak mencari musuh, tapi harus siap bila harus terlibat dalam perkelahian.(zaa)

Check Also

Ada Untung dan Rugi Imbas Krisis Turki

Jakarta, Findonews.com – Jatuhnya ekonomi Turki beberapa hari belakangan memberikan imbas bagi pasar global, meski pelaku …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *