Monday, 15 October 2018
Home / Berita Utama / Lagi, Rupiah Turun di Angka Rp 15.267 Per Dolar AS

Lagi, Rupiah Turun di Angka Rp 15.267 Per Dolar AS

Foto : Internet

Jakarta, Findonews.com – Pagi ini dolar Amerika kembali menguat, rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika. Setelah sempat turun ke level di bawah Rp 15.200 kemarin.

Nilai tukar rupiah menyentuh level terendahnya sejak krisis moneter 20 tahun lalu. Dikutip dari data perdagangan Bloomberg, Kamis (11/10), pada pukul 09.30 WIB nilai tukar dolar AS menyentuh level Rp 15.267. Mata uang Paman Sam tersebut bergerak dari level Rp 15.200 hingga Rp 15.267.

Sejalan dengan rupiah, Sebagian besar mata uang di kawasan Asia turut melemah terhadap dolar AS, antara lain won Korea Selatan melemah 0,73 persen, baht Thailand 0,07 persen, ringgit Malaysia 0,13 persen, dan yuan China 0,12 persen. Selain itu, peso Filipina 0,12 persen, dolar Singapura 0,01 persen, dan dolar Taiwan 0,36 persen. Hanya segelintir mata uang Asia yang menguat yakni, rupee India menguat 0,23 persen, dan yen Jepang 0,08 persen. Sedangkan dolar Hong Kong tak bergerak.

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai pelemahan rupiah dipicu oleh tekanan global, seperti harga minyak mentah yang tinggi, penjualan asing di pasar saham, kebijakan British Exit (brexit), dan ketegangan kondisi hubungan Turki dan Arab Saudi pascainsiden hilangnya tokoh oposisi Saudi.

Tak hanya itu, kenaikan imbal hasil obligasi AS (yield treasury) sebesar 3,27 persen yang memicu peralihan modal asing juga menyebabkan dolar AS semakin perkasa.

“Hal ini juga disebabkan faktor domestik, yakni maju mundurnya kebijakan harga BBM Premium. Ini faktor politiknya cukup dominan dibandingkan rasionalitas ekonomi.” ungkapnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (11/10).

Bhima memperkirakan pada hari ini rupiah akan bergerak melemah pada kisaran Rp15.250-Rp15.270 per dolar AS.

Check Also

Trump Sebut Putin Mungkin Terlibat Pembunuhan

Jakarta, Findonews.com – Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, mungkin terlibat dalam sejumlah kasus pembunuhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *