Wednesday, 14 November 2018
Home / Berita Utama / KNKT Temukan Masalah pada Indikator Angle of Attack PK-LQP

KNKT Temukan Masalah pada Indikator Angle of Attack PK-LQP

Foto : Internet

Jakarta, Findonews.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan masalah pada indikator Angle of Attack (AOA) pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Indikator tersebut berfungsi sebagai penunjuk kemiringan pesawat terhadap aliran udara yang masuk.

Soerjanto Tjahjono, Ketua KNKT mengatakan, masalah pada indikator AOA pesawat PK-LQP terjadi pada penerbangan dari Denpasar ke Jakarta pada Minggu (28/10). Berdasarkan investigasi KNKT, dalam penerbangan tersebut AOA bagian kiri (pilot) berbeda 20 derajat dengan bagian kanan (ko-pilot). “Ini masih terkait kerusakan penunjuk kecepatan (speed indicator),” kata Soerjanto saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (7/11).

Sebelum penerbangan tersebut, pesawat ini sebenarnya telah mengalami dua kerusakan indikator kecepatan, oleh karena itu perengkat seperti sensor AOA diganti. Selain itu muncul masalah baru yaitu perbedaan derajat posisi di pilot dan ko-pilot, walaupun memang saat itu pilot mampu mengendalikan situasi.

“Ada beberapa prosedur yang dilakukan pilot untuk mengatasi masalah dan pesawat bisa mendarat di Jakarta,” ungkapnya.

KNKT akan melanjutkan kembali mengumpulkan data-data yang dimulai dari mewawancarai teknisi tentang prosedur perbaikan alat dan melihat lagi catatan penerbangan hingga perawatan pesawat. Hal tersebut dilakukan karena setiap penerbangan harus mempunyai prosedur troubleshoot (pencarian sumber masalah) sehingga di penerbangan berikutnya tidak terulang masalah serupa.

“Jadi kalau sudah troubleshooting A (dan masih ada masalah), dia masuk pada troubleshooting lainnya,” kata Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo.

KNKT juga memberi rekomendasi kepada Boeing Co soal prosedur penerbangan dengan temuan perbedaan derajat AOA yang dihadapi pilot dan ko-pilot pesawat Lion Air tujuan Denpasar-Jakarta. Rekomendasi keselamatan tersebut nantinya akan disampaikan maskapai pengguna Boeing 737-800 MAX apabila menghadapi kondisi serupa. KNKT juga membenarkan bahwa Boeing ingin menerbitkan buletin prosedur keselamatan baru untuk pesawat ini.

“Jadi, dalam waktu dekat akan ada prosedur baru,” kata Soerjanto.

Sensor AOA yang rusak telah berada di kantor KNKT dan akan diserahkan ke pabrik pembuatannya di Chicago, Amerika Serikat (AS) guna mencari tahu duduk perkara kerusakannya. Meski belum berkesimpulan masalah AOA ini jadi penyebab kecelakaan, KNKT juga berencana melihat dampak yang timbul dari kerusakan alat ini. Hal ini akan dilakukan melalui engineering simulator di fasilitas yang dimiliki oleh Boeing di Seattle, AS.

Check Also

Lagi, Stefan Bradl Akan Gantikan Crutchlow Di GP Valencia

Findonews.com – Stefan Bradl dipastikan akan kembali menggantikan peran Cal Crutchlow pada seri pamungkas MotoGP. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *