Thursday, 18 April 2019
Home / Berita Utama / Indonesia Diingatkan untuk Membangun Pariwisata Berkelanjutan

Indonesia Diingatkan untuk Membangun Pariwisata Berkelanjutan

Jakarta, Findonews.com – Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau Organization for Economic Cooperation Development (OECD), sempat memberikan masukan kepada Indonesia untuk pengembangan sektor pariwisata dalam sesi OECD Secretary General Meeting, di sela pertemuan tahunan IMF-WB 2018.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Nia Niscaya, mengatakan rekomendasi yang tertuang dalam bentuk survei ekonomi OECD 2018 untuk Indonesia, akan menjadi salah satu bahan rujukan dalam menyusun kebijakan di bidang pariwisata.

“Iya, karena program itu melengkapi rekomendasi yang dari UNWTO,” kata Nia, seperti yang dikutip dari Antara, Senin (15/10).

Pada kesempatan itu, OECD sempat mengingatkan Indonesia terkait pentingnya pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.

Organisasi itu sendiri menilai pariwisata Indonesia tumbuh sangat positif di tengah tekanan perekonomian global. Namun OECD mengingatkan, jika pariwisata dibangun tak berkelanjutan maka bisa punah seketika.

“Diingatkan untuk menjaganya karena kalau tidak sustain bakal hilang semuanya, dan OECD memberikan benchmarking sustainable development di Meksiko,” katanya.

“Kami menyambut baik karena pelestarian dan pemanfaatan alam untuk pariwisata harus seimbang. Semakin dilestarikan, akan semakin menyejahterakan.”

Berdasarkan survei ekonomi OECD Indonesia 2018, disebutkan salah satunya terkait pertumbuhan pariwisata di Indonesia yang sangat baik dan dapat mendorong pembangunan daerah.

OECD mencatat jumlah kunjungan turis per tahun meningkat hampir tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir.

Organisasi tersebut merekomendasikan pengembangan sektor pariwisata yang lebih kuat dan berkelanjutan, dengan memasukkan infrastruktur dalam rencana pengelolaan tempat tujuan wisata guna memastikan terlaksananya pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Selain itu OECD juga merekomendasikan beberapa poin lain seperti melakukan lebih banyak pelatihan kejuruan dan pelatihan di tempat kerja, demi membangun keterampilan angkatan kerja yang terkait pariwisata.

Kemudian lebih menekankan target berbasis pendapatan untuk pariwisata dalam rencana ke depan, dan terakhir meningkatkan cakupan kawasan lindung, serta mempertimbangkan untuk membuka lebih banyak kawasan lindung untuk pariwisata.

Namun untuk menjaganya agar konsep pariwisata berkelanjutan bisa berlangsung, harus diterapkan pola pengendalian pengunjung yakni aturan tentang jumlah pengunjung dan biaya retribusi.

Check Also

FAHRI HAMZAH SOAL KETIDAKHADIRAN SANDIAGA UNO SAAT PRABOWO DEKLARASI KEMENANGAN

Jakarta, findonews.com – Ketidakhadiran calon wakil presiden (cawapres) 02, Sandiaga Salahuddin Uno pada saat Prabowo …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *