Saturday, 15 December 2018
Home / Berita Utama / Hutang ke Bank Asing Rp 18 Triliun, Semen Indonesia Akuisisi Holcim

Hutang ke Bank Asing Rp 18 Triliun, Semen Indonesia Akuisisi Holcim

Foto : Internet

Jakarta, Findonews.com – PT Semen Indonesia Tbk memperoleh pinjaman dari beberapa bank asing yang jumlahnya US$ 1,28 miliar atau Rp 18,8 triliun dalam hal ini untuk mendanai biaya akuisisi 80,6% saham LafargeHolcim di PT Holcim Indonesia Tbk yang rencananya akan dilunasi dalam tempo 24 bulan.

Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia mengatakan, perusahaan beserta anak perusahaannya PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) telah menandatangani fasilitas pinjaman dengan sejumlah bank asing. Dalam transaksi tersebut, Bank BNP Paribas (BNPP), Deutsche Bank AG Cabang Singapura (DB), Maybank Kim Eng Securities PTE Ltd (Maybank), MUFG Bank Ltd (MUFG), dan Standard Chartered Bank (SCB) bertindak sebagai arrangers sekaligus original lenders. Adapun BNPP juga bertindak sebagai facility agent untuk pinjaman dengan nilai hingga US$ 1,28 miliar.

Nilai pinjaman tersebut sekitar 73% dari total nilai akuisisi 80,6% saham Holcim milik Holderfin BV, anak usaha LafargeHolcim, yang mencapai US$ 1,75 miliar atau Rp 25,7 triliun. Sisa dana untuk kebutuhan akuisisi tersebut kemungkinan akan dipenuhi oleh kas internal perusahaan. Per 30 September 2018, perseroan memiliki kas sebesar Rp 4,08 triliun.

“Pemberian dana dalam pemberian fasilitas dilakukan dalam rangka rencana pengambilalihan Holcim Indonesia oleh SIIB dan tunduk kepada persyaratan penarikan yang diatur dalam perjanjian fasilitas tersebut,” kata Agung dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/11). Semen Indonesia bertindak sebagai penjamin bagi SIIB dalam perjanjian pinjaman ini.

 

Check Also

Fahri Hamzah : Jokowi Harus Hati-Hati Terkait Pengakuan La Nyalla

Foto : findonews.com Jakarta, findonews.com – Pengakuan eks politikus Partai Gerindra yang kini bergabung di Partai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *