Saturday, 20 October 2018
Home / Berita Utama / Fokus Jualan atau Membenahi Daleman?

Fokus Jualan atau Membenahi Daleman?

Image: Inet
Image: Inet

 

Findonews – Pertanyaannya sering gitu. Sebagian ngomporin jualan. Sales dan profit. Sementara kita baru belajar. Money, Method, Man dan Machine pelan2 digerakkan. Anehnya, mau untung tapi sangat gengsi minta order. Mau profit tapi malas jualan. Jiwa karyawan dan sisa mental pribumi, mau didekati pelanggan, bukan sebaliknya.

Sebagian memilih hati-hati. Kembangkan produk dan mengkaji. Ini bagus tapi lamban. Buka akses satu-satu. Perbaiki kualitas, kemasan, marketing kit, hitung, analisis. Tak segera jualan.

Kalo ada yg pasang target “segera untung” dia korban seminar motivasi. Salah pasang KPI dan gegabah. Action oriented itu boleh. Tapi profit oriented apalagi fast money itu pasti rapuh.

Kalo pasang target “sempurnakan fundamental bisnis dulu” itu juga terlalu ‘karyawan’ dan biasanya gak jalan-jalan. Bisnis dihitung terus dan untung diatas kertas tapi tak pernah menghasilkan uang. Sementara dunia bisnis yang nyata adalah perencanaan berbarengan dengan trial. Salah ya perbaiki. Tak menunggu sempurna.

Saya punya kawan yang besar terlalu cepat, lalu masuk bui karena tricky saat perjanjian investasi. Dia kira, dengan ketokohannya bisnis bisa jalan mulus gitu aja. Ada juga kawan kena ‘growth trap’ – tahun kedua dapet kontrak raksasa lalu tahun ke-4 bisnisnya mau tutup karena merugi terus akibat internalnya tak mampu menopang.

Ada juga kawan yang sudah 3 tahun ini berencana full timer untuk bisnis tapi belum juga keluar dari perusahaannya, padahal company-nya itu makin limbung. Ada juga yang keluar niat bisnis, lalu setelah 4 thn mau balik ke perusahaan itu karena katanya bisnis itu susah. Memang susah kalau tak pernah beraksi.

Itulah 2 kutub orientasi bisnis. Ujungnya, bisnis itu tujuannya ‘sesederhana’ ini : berkah dan sustain dalam makna duniawi, dan menjadi jalan mendapatkan pahala menuju akhirat.

Rasululullah SAW mengajarkan keseimbangan pertumbuhan, menguatkan karakter pebisnis dan sustainability bisnis secara simultan. Semoga pebisnis Islam mampu bertahan dan makin maju. (end-findonews)

Check Also

Anies ke Djarot soal Kelamaan Jomblo: Berkaca Dulu

Jakarta, Findonews.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons Djarot Saiful Hidayat terkait posisi kosong Wakil Gubernur DKI usai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *