Home / Berita Utama / Fahri Hamzah : Rezim Jokowi Bisa Tumbang Karena Tebar Rasa Takut dan Membiarkan Hukum Jadi Pintu Masuk Permusuhan

Fahri Hamzah : Rezim Jokowi Bisa Tumbang Karena Tebar Rasa Takut dan Membiarkan Hukum Jadi Pintu Masuk Permusuhan

Foto : findonews.com

Jakarta, findonews.com – Rezim Joko Widodo bisa tumbang karena menebar rasa takut dan membiarkan hukum menjadi pintu masuk bagi permusuhan sesama anak bangsa, tegas Fahri pada akun Twitter pribadinya, Kamis (28/2).

“Aparat dibiarkan bekerja sesuai pesanan politik, langsung atau tidak. Tidak pernah kita melihat intervensi kepada hukum sesempurna sekarang,” tegasnya.

Masyarakat Indonesia, kata Fahri, harus mengakui bahwa era Jokowi dimulai dengan kegamangan dalam mengidentifikasi persoalan di bidang hukum.

“Ditambah dengan kapasitas kepemimpinan di bidang hukum yang lemah, maka lahirlah kekacauan sistematika dalam membangun negara hukum seperti amanah UUD 45,” sambungnya.

Tidak sedikit lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang telah membuat catatan buruh tentang penegakan hukum era Jokowi. Seperti catatan ICJR (Institute for Criminal Justice Reform) dan ICW (Indonesia Corruption Watch) yang melihat  ahli hukum berkelas mulai absen dari sekitar Istana.

“Ekspektasi besar publik kepada rezim Jokowi pupus oleh tiadanya prestasi di bidang hukum. Maka dari soal tertundanya legislasi penting bidang hukum (KUHP dan KUHAP) akibat tekan menekan kepentingan politik, DPR akhirnya mandeg setelah parpol mayoritas tunduk pada mau Istana,” kata Fahri.

Bidang hukum adalah roh sebuah pemerintahan dan negara. Hukum tidak bisa diganti dengan pembangunan fisik. Sebab, jika hukum tidak tegak, maka negara kehilangan jiwa dan mati.

“Inilah yang tidak dimengerti oleh rezim Jokowi sejak awal. Sehingga rakyat merasakan gamang,” pungkasnya.

Check Also

NEGARA RUGI 4,58 TRILIUN, SJAMSUL NURSALIM DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS BLBI

Jakarta, findonews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sjamsul Nursalim dan istri, Itjih Nursalim, sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *