Saturday, 15 December 2018
Home / Berita Utama / Fahri Hamzah : Pemerintah Harus Bisa Menjelaskan Mengapa Kasus Newmont dan Freeport Bisa Berbeda ?

Fahri Hamzah : Pemerintah Harus Bisa Menjelaskan Mengapa Kasus Newmont dan Freeport Bisa Berbeda ?

Foto : Fahri Hamzah

Jakarta, Findonews.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memberikan tanggapan terkait divestasi saham Freeport, Fahri mengatakan harus ada catatan yang dibuat oleh pemerintah, perbedaan antara divestasi saham Newmont dan divestasi saham Freeport. Menurut Fahri keduanya akan berakhir sama karena memiliki kesamaan pola yaitu memperlibatkan pihak ketiga yang akan menanggung hutang pemerintah disaat melakukan pembelian saham. Fahri juga mengatakan kalau kasus Freeport ini juga pernah terjadi pada Newmont.

Pemerintah juga perlu mengevaluasi kenapa divestasi Newmont gagal dan kenapa divestasi Freeport dianggap sukses, padahal keduanya berpola sama.

“Saya justru mengkhawatirkan karena polanya sama akan berakhir dengan kerugian yang sama, mengingat ada ketidakjelasan pihak yang diajak dalam memberikan pinjaman dan bisa saja pihak yang diajak kerjasama itu pihak yang sama dan akhirnya nanti pemerintah terjebak dalam reinvestasi yang kemudian memerlukan uang dan berakhir pemerintah harus delusi sahamnya hingga habis dan bahkan menanggung hutang.” Ungkap Politisi PKS tersebut.

Fahri Hamzah yang menjabat sebagai anggota DPR RI dari NTB menambahkan bahwa pemerintah harus menjelaskan semua ini kepada masyarakat NTB yang bertanya kenapa mereka (Masyarakat NTB) tidak bisa mendapatkan 10 persen saham Newmont sama halnya seperti Masyarakat Papua yang bisa mendapatkan 10 persen saham Freeport.

“Semua ini harus dijelaskan oleh pemerintah, jangan hanya soal kabar gembiranya saja, coba disampaikan kepada masyarakat. Sebab masyarakat NTB juga bertanya, kenapa kami tidak bisa mendapatkan 10 persen saham Newmont, sementara Papua bisa mendapatkan 10 persen saham”. Tutup Fahri.

Seperti yang diketahui, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) telah menandatangani kesepakatan lanjutan dengan Freeport-McMoran. Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut atas Head of Agreement (HoA) divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia pada 12 Juli 2018 lalu.

Check Also

Fahri Hamzah : Jokowi Harus Hati-Hati Terkait Pengakuan La Nyalla

Foto : findonews.com Jakarta, findonews.com –¬†Pengakuan eks politikus Partai Gerindra yang kini bergabung di Partai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *