Tuesday, 25 September 2018
Home / Berita Utama / Dihadiri Puluhan Negara, DPR Gelar Forum Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan Kedua

Dihadiri Puluhan Negara, DPR Gelar Forum Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan Kedua

Denpasar, Bali, Findonews.com – Usai sukses menghelat Forum Parlemen Internasional Pembangunan Berkelanjutan (World Parliamentary Forum on Sustainable Development/WPFSD? untuk pertama kalinya tahun lalu, DPR kembali melanjutakan kiprah internasionalnya dengan meyelnggarakan WPFSD Kedua di Denpasar, Bali, 12-1 September 2018.

Pertemuan yang dibuka ketua DPR Bambang Seosatyo itu bertajuk “kemitraan menuju Energi Berkelanjutan bagi semua.” Lebih jauh, dalam Laporan Penyelenggaraan WPFSD Kedua oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf disampaikan bahwa forum ini kembali menekankan pentingnya kerjasama global untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

 

“Kita berharap WPFSD Kedua ini akan terus berlangsung secara rutin dalam upaya meningkatkan peran parlemen dalam pengarusutamaan SDGs dalam kebijakan nasional masing-masing negara peserta” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Politisi perempuan yang aktif di pelbagai forum internasional itu mengingatkan bahwa WPFSD merupakan forum parlemen pertama dan satu-satunya di dunia yang berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals.

Nurhayati juga melaporkan bahwa WPFSD Kedua ini dihadiri 194 peserta yang berasal dari parlemen 45 negara, 5 negara observer, dan perwakilan lembaga internasional yaitu ASEAN, Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), Ernst and Young, Geneva Council for International Affairs and Development (GCIAD), United Nations Environment Programme (UNEP), the Westminster Foundation for Democracy (WFD), Women Political Leaders Global Forum, Parliamentary Assembly of the Mediterranean (PAM), dan the Sustainable Development Solutions Network (SDSN).

 

Sementara Ketua DPR Bambang Soesatyo pada sambutannya menekankan pentingnya mengubah perspektif manusia dari konsumsi energe menjadi efesiansi energi yang dibarengin diversifikasi energi. Lebih jauh, politisi Partai Golkar itu menekankan kepada peserta forum untuk bersama mewujudkan ketahanan energi dan pembangunan yang mengedepankan teknologi energi bersih melalui kerjasama global dan aksi kolektif dari seluruh anggota parlemen dunia yang menghadiri forum tersebut.

Pada WPFSD Kedua tercatat sejumlah negara menyampaikan posisi nasional mereka terhadap isu energi pada Sesi National Statement, yaitu Kiribati, Kepulauan Solomon, Tonga, Armenia, Bostwana, Mesir, Ghana, Indonesia, dan Madagaskar. Mereka menyatakan dukungannya terhadapa pelaksanaan WPFSD Kedua dan menyampaikan perkembangan pelaksanaan komitmen mereka terhadap energi terbarukan.

Check Also

29 September 00.00 WIB, Integrasi Tarif Tol JORR Mulai Berlaku

Jakarta, Findonews.com – Integrasi transaksi tol sebagai tahapan menuju transaksi tol menerus atau Multi Lane …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *