Wednesday, 14 November 2018
Home / Bisnis & Ekonomi (page 3)

Bisnis & Ekonomi

Pembangunan Sektor Pertanian Pemerintah Belum Berdampak

Jakarta, Findonews.com – Mayoritas masyarakat pedesaan di Indonesia masih dalam bayang-bayang kemiskinan. Sebagian besar dari masyarakat pedesaan berprofesi sebagai petani. Ekonom Faisal Basri mengungkapkan bahwa setidaknya 61% angka kemiskinan yang ada di Indonesia masih berada di pedesaan. Hal itu menunjukkan jika sektor pertanian yang saat ini sedang digenjot oleh pemerintah belum …

Read More »

OJK : Rasio Kredit Bermasalah Fintech Tak Boleh Lebih dari 2%

Jakarta, Findonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) brharap agar seluruh perusahaan financial technology (Fintech) yang basisnya peer to peer (P2P) lending yang telah terdaftar agar melaporkan rasio kredit bermasalah (non performing loan-NPL). hal tersebut bertujuan agar rasio NPL para pelaku usaha ini dapat diawasi oleh OJK sebagai regulator. “Ini menarik. Kami mewajibkan semua fintech …

Read More »

Fahri Hamzah : Pemerintah tidak Punya Kajian dalam Naikkan Harga BBM

Jakarta, Findonews.com – Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI mengkritik langkah tidak tegas yang diambil pemerintah dalam hal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Seperti yang telah diketahui, setelah sempat diberitahukan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium akan naik tetapi beberapa saat sebelum diumumkan akan naik pemerintah justru memutuskan menunda …

Read More »

Petani Dibebankan Pungutan Biodiesel Saat Harga Sawit Rendah

Jakarta, Findonews.com – Petani kelapa sawit mengeluhkan rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) yang ada di Indonesia, sementara itu di Malaysia harga sawitnya bisa dikatakan bagus. Mansuetus Darto selaku Ketua Umum Pengurus Nasional Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya harga sawit di Indonesia. Selain …

Read More »

Ekonomi Indonesia Terus Melemah, Terbukti dari Laporan Bank Dunia

Jakarta, Findonews.com – Indonesia berpotensi memiliki resiko pembiayaan utang akut. Hal tersebut dilihat dari hasil laporan World Bank East Asia and Pasific Economics Update edisi Oktober 2018 dengan judul ‘Menjelajahi Ketidakpastian’. Resiko tersebut muncul karena nilai utang jangka pendek tersebut mencapai 50 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp 758,3 triliun. …

Read More »