Wednesday, 14 November 2018
Home / Berita Utama / Bos HNA Group China Tewas Terjatuh saat Berfoto di Perancis

Bos HNA Group China Tewas Terjatuh saat Berfoto di Perancis

Jakarta, Findonews.com – Konglomerat China sekaligus pendiri HNA Group, Wang Jian, tewas dalam perjalanan bisnisnya di Perancis, Selasa (3/7). Kepolisian Perancis mengatakan Wan tewas setelah terjatuh dari tebing saat berpose untuk foto.

Wang (57), jatuh dari ketinggian 15 meter saat berdiri atas tebing di desa Bonnieux, dekat Avignon, yang terkenal akan pemandangan indah dan salah satu tujuan favorit turis.

“Dia berdiri di tepi tebing yang jurang untuk berfoto bersama keluarganya dan jatuh,” kata pihak berwenang, Letnan Kolonel Hubert Meriaux, kepada Reuters, Rabu (4/7).

HNA Group merupakan perusahaan berbasis di Hainan, China, yang memiliki beragam bisnis mulai dari industri penerbangan, properti, jasa keuangan, logistik, hingga pariwisata.

Wang bersama kerabatnya Chen Feng mendirikan perusahaan tersebut pada 2000 lalu. Group tersebut dikendalikan oleh yayasan berbasis di New York dan badan amal di China yang sama-sama memegang 52 persen saham HNA.

Sementara Wang dan Chen sama-sama memegang 15 persen saham di perusahaan tersebut.

Wang selama ini dianggap sebagai orang yang berperan membuat HNA Group mengakuisisi sejumlah aset perusahaan mulai dari saham di Deutsche Bank dan beberapa perusahaan besar lainnya.

Wang juga bertanggung jawab atas strategi dan operasional perusahaan sehari-hari.

Di bawah tekanan pemerintah China, HNA sejauh ini telah menjual banyak aset untuk memangkas utang. Kematian Wang pun disebut mempersulit upaya perusahaan merestrukturisasi dan melunasi seluruh pinjaman.

Kepergian Wang disebut juga dapat memperbesar tekanan bagi HNA untuk memperjelas kepemilikan perusahaan.

Berdasarkan sebuah dokumen yang didapat Reuters, para investor berjanji memberikan seluruh sahamnya kepada yayasan-yayasan tersebut jika meninggalkan perusahaan atau meninggal dunia. Meski begitu, hingga kini belum jelas nasib dari kepemilikan saham Wang tersebut.

Hainan Airlines Co, Hilton Worldwide Holdings Inc, Park Hotels & Resorts, serta NH Hotels di Spanyol merupakan beberapa usaha yang dimiliki HNA Group.

Pendiri sekaligus direktur Kaiyuan Capital yang berbasis di Shanghai, Brock Silvers, mengatakan kematian Wang datang disaat yang paling buruk.

“Tekanan terhadap HNA sangat besar dan semua rencana mungkin harus ditinjau kembali saat tim manajemen menyusun kembali struktur perusahaan,” kata Silvers.

Wang merupakan lulusan dari Civil Aviaton University of China dengan titel sarjana manajemen penerbangan. Dia juga pernah mengemban studi magister di Maastricht School of Management di Belanda.

“HNA Group menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan kerabat Wang. Bersama, kami turut berduka cita atas kepergian seorang pemimpin teladan yang luar biasa berbakat di mana visi dan nilai-nilainya akan terus menjadi panutan semua yang mengenalnya,” bunyi pernyataan dewan pengurus dan manajemen HNA Group.

Para pegawai HNA Group mengaku sangat terkejut mendengar kabar kematian Wang. “Semua orang di kantor membicarakannya, tapi kami tidak tahu dampaknya terhadap arah perusahaan,” kata pegawai yang tidak mau disebut namanya seperti dilansir Reuters.

Kabar kematian Wang juga tampaknya diredam di China. Sensor tampaknya diberlakukan tak lama setelah kabar tersebut diumumkan HNA Group. “HNA Wang Jiang meninggal” masuk peringkat ke-11 topik hangat di Weibo, situs media sosial seperti Twitter di China, namun cepat melorot menjadi 50 besar.

Check Also

Hutang ke Bank Asing Rp 18 Triliun, Semen Indonesia Akuisisi Holcim

Jakarta, Findonews.com – PT Semen Indonesia Tbk memperoleh pinjaman dari beberapa bank asing yang jumlahnya US$ …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *