Home / Berita Utama / Aturan OJK Soal Modal Memberatkan Multifinance Lokal

Aturan OJK Soal Modal Memberatkan Multifinance Lokal

Foto : Internet

Jakarta, findonews.com – Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No 35/POJK.05 Tahun 2018 tentang peningkatan modal dasar perusahaan multifinance dari Rp 10 miliar menjadi Rp 100 miliar dinilai sangat memberatkan perusahaan asal Indonesia.

Laksanto Utomo, Direktur Lembaga Studi Hukum Indonesia (LSHI) dalam keterangan persnya, mengatakan, meski ketentuan ini sudah dirancang sejak jauh-jauh hari, tetap perusahaan multifinance lokal yang bermodal gurem tidak mampu memenuhinya.

Sementara itu, sejumlah perusahaan mancanegara sudah siap ‘melahap’ perusahaan multifinance Tanah Air yang alami kesulitan modal. Perusahaan internasional tersebut di antaranya berasal dari Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.

“Para pengusaha dari negeri itu cukup siap membeli atau melakukan akuisisi karena mereka mengerti bangsa Indonesia cukup konsumtif, khususnya terhadap barang impor,” kata Laksanto. 

Laksanto menekankan, dampak inilah yang mestinya dilihat OJK jika perusahaan lokal tidak mampu memenuhi permodalan sampai akhir tahun ini yang terjadi penjualan perusahaan, merger, pengembalian izin atau pencabutan usaha karena dinilai melanggar aturan OJK.

Check Also

NEGARA RUGI 4,58 TRILIUN, SJAMSUL NURSALIM DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS BLBI

Jakarta, findonews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sjamsul Nursalim dan istri, Itjih Nursalim, sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *