Wednesday, 24 January 2018
Home / Berita Utama / Adakan Pertemuan KBRI Dan TKI Di Brunei Darussalam, Fahri Hamzah Pimpin Rombongan DPR RI

Adakan Pertemuan KBRI Dan TKI Di Brunei Darussalam, Fahri Hamzah Pimpin Rombongan DPR RI

Foto : Findonews

Findonews.com – Wakil Ketua DPR RI Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (KORKESRA), memipin rombongan anggota DPR RI berkunjung ke Brunei Darussalam dalam agenda mempererat hubungan DPR RI dengan parlemen Brunei (Lgeco) dan memperoleh gambaran permasalahan lapanag dalam penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMII). Pada saat rombongan DPR RI indonesia tiba di Bandar Seri Begawan, Wakil Kepala Perwakilan RI, Arko Henanto Budiadi langsung menyambut Kedatangan Rombongan anggota DPR RI, Selasa (15/11).

“DPR juga ingin membangun dialog konstruktif dengan pihak-pihak yang terkait dengan pekerja migran, baik perwakilan pihak Indonesia di negara penempatan, pekerja migran itu sendiri, maupun pihak negara Brunei”, imbuhnya.

Sementara itu, Dubes RI untuk Brunei Nurul Qomar menjelaskan berbagai permasalahan yang menimpa pekerja migran yang dirasa terlalu banyak, mulai dari lambatnya proses penempatan hingga berbagai masalah terkait administrasi pekerja migran.

“Brunei adalah tempat kerja yang menyenangkan bagi pekerja Indonesia. Tapi belum ada proses pelayanan yang mudah bagi di perbatasan. Karena belum ada perjanjian bilateral antara negara kita dengan Brunei. Ada juga berbagai masalah yang menimpa pekerja migran. Mulai dari gaji yang tidak dibayar, melarikan diri ke sheltet karena tidak tahan kerja, dan sebagainya. Ada puluhan pekerja kita yang dipenjara karena overstay dan tidak punya dokumnen. Kasus-kasus seperti ini harus cepat kita tangani. Juga proses penanganan datangnya pegawai yang lambat karena kurangnya SDM dan peralatan yang mendukung”.

Menanggapi hal itu, Fahri Hamzah berjanji akan segera meneruskan keluhan ini ke kementerian dan instansi terkait.. Salah satu yang mengemuka dari diskusi DPR RI dengan KBRI adalah terkait pemberlakuan UU PPMI yang baru mengharuskan pemerintah mengadakan unit atau kantor diluar Kedutaan yang concern dalam menangani masalah buruh dengan didukung SDM dan peralatan yang mencukupi.

Pertemuan dilanjutkan dengan bertukar cinderamata dan selanjutnya KBRI memfasilitasi pertemuan dengan perwakilan masyatakat dan perwakilan pekerja migran di Brunei yang jumlahnya 81 ribu lebih.

Check Also

Drama Transfer Telah Usai, Alexis dan Mkhitariyan Resmi Diperkenalkan Manchester United dan Arsenal

Findonews.com – Drama Transfer antara Manchester United dan Arsenal akhirnya telah usai, Manchester United mendapatkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *